KATEGORI : -WIRAUSAHA

Cara Jitu Memulai Peluang Wirausaha

23 March 2013 04:01:11 Dibaca : 158

Sebagaimana kata pepatah yang sering kita dengar, bahwa peluang adalah emas yang sangat bernilai, sehingga terlalu sayang jika kita membiarkan peluang itu berlalu. Mungkin sebagian besar kita memiliki keinginan untuk menjadi wirausahawan yang sukses. Hal itu wajar dan sebuah cita-cita yang sebaiknya terus dipelihara dan dikembangkan karena sebenarnya banyak peluang wirausaha disekitar kita yang dapat kita jadikan sebagai usaha industri baru kita.

 

Terkadang sering kita berpikir bahwa untuk menemukan suatu peluang usaha yang brilliant adalah setara dengan cara kita untuk berani memulai berwirausaha. Bagimana hal ini dapat dikatakan setara? Jawabannya sebenarnya adalah sederhana, jika kita tidak mencoba untuk memanfaatkan peluang usaha yang ada dipikiran kita, lantas bagaimana kita akan mengetahui apakah peluang usaha yang kita rencanakan tersebut benar-benar akan sukses atau tidak.

Memang tidak mudah bagi seseorang untuk berani mengambil sebuah peluang wirausaha dan mempraktekannya dengan cara berani memulai berwirausaha atas peluang usaha yang telah diperkirakan tersebut. Terlebih lagi hal ini akan menjadi sangat berat bagi kita yang tidak didukung dengan keadaan, seperti modal usahayang pas-pasan, tanggung jawab terhadap keluarga yang sedemikian besar, dll.

Berikut ini adalah beberapa informasi sederhana cara jitu memberanikan diri kita untuk memulai memanfaatkan peluang wirausaha yang ada untuk berwirausaha dengan sukses dan berhasil:

1. Melakukan riset pasar. Sebelum kita memulai untuk berwirausaha, maka hal utama yang harus kita lakukan adalah dengan cara melakukan riset pasar dengan kata lain mengumpulkan data sebanyak mungkin berkaitan dengan pasar yang akan kita bidik. Beberapa data yang harus dicerna dengan baik diantaranya adalah tingkat persaingan, kompetisi harga, dan karakteristik dari konsumen yang diincar. Intinya, lakukan riset dilapangan apakah jenis usaha kerja yang akan rintis apakah akan berhasil bertahan atau sebaliknya.


2. Menyusun rencana untuk memulai usaha dengan benar. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah target market bisnis, target pendapat awal per bulan, rencana jangka panjang, biaya operasional dan sebagainya yang sesuai dengan jenis usaha kita.


3. Memahami dan mematuhi aturan, baik dari yang telah kita buat sendiri atau jenis peraturan lainnya yang diluar wewenang kita (missal peraturan daerah). Pasti kita tidak mau kan, usaha yang capek-capek kita kembangkan harus colaps atau harus ditutup gara-gara kita melanggar kebijakan peraturan tertentu.


4. Dan terakhir lakukan strategi pemasaran dengan tepat sasaran. Untuk hal ini biasanya memerlukan waktu yang relatif tidak singkat untuk menguji apakah teknik pemasaran yang kita terapkan berhasi atau tidak.

Ke-empat points diatas sifatnya masih terlalu teori, karena dalam penerapannya membutuhan penjabaran dan banyak variable lainnya yang berpengaruh dan harus dianalisis lebih mendalam lagi. Namun pada intinya, sekali lagi jika kita ingin mengetahui apakah peluang wirausaha yang kita rencanakan akan berhasil atau tidak adalah dengan cara memberanikan untuk mulai berwirausaha atas ide-de usaha yang telah kita miliki.

13 Tips Sukses Berwirausaha

23 March 2013 03:59:23 Dibaca : 165
13 Tips Sukses BerwirausahaIlustrasi
  •  
  • Share

Wirausaha sangat beresiko, beberapa orang mampu meraih kesuksesan saat menjalankan berwirausaha. Kesuksesan terasa sangat nikmat jika dirintis sejak awal.

Berikut 13 tips sukses berwirausaha :

1. Modal
Siapkan modal untuk berwirausaha, mulai dari yang kecil dan tentunya siapkan modal tambahan untuk hal mendadak.

2. Belajar dari yang berpengalaman
Pengalaman adalah guru yang paling pintar, jadi belajarlah dengan orang yang lebih berpengalaman dibidang yang sama.

3. Niat Baik
Mulailah usaha dengan niat dan semangat yang baik, wirausaha yang merugikan orang lain atau niat yang tidak baik tidak akan berjalan lancar, karena bisa melanggar hukum dan agama.

4. Pemasaran yang baik
Pemasaran adalah kunci utama kesuksesan dalam berwirausaha, strategi pemasaran yang tepat mendatangkan banyak konsumen.

5. Pantang Menyerah
Menyerah adalah salah satu tanda kegagalan, setiap rintangan dalam berwirausaha.

6. Bangun kepercayaan
Buat konsumen baru atau pelanggan percaya terhadap produk atau jasa. Kepercayaan mampu menimbulkan konsumen nyaman.

7. Percaya Diri
Jangan mudah malu atau tidak percaya diri, mungkin banyak pesaing yang lebih dari kita namun bukan berarti mereka yang terbaik.

8. Produk Baru
Dengan menambah jenis produk atau membuat produk baru, akan semakin mempercepat proses kesuksesan, karena semakin banyak produk semakin besar jangkauan pemasaran dan tentunya keuntungan.

9. Ikhtiar
Berusaha dengan bersungguh-sungguh, dan berani menghadapi resiko adalah salah satu kunci dalam meraih segala hal termasuk kesuksesan.

10. Tawakal
Jika kalian sudah berusaha, jangan lupa ber-tawakal. Tawakal adalah berpasrah diri dengan berdoa.

11. Sedekah
Sedekah atau saling berbagi kepada orang yang tidak mampu tidak akan mengurangi harta atau kekayaan, hal ini semakin membuat kita bersyukur atas apa yang dicapai.

12. Pelanggan adalah Teman
Mungkin beberapa orang beranggapan pelanggan adalah raja, namun lebih baik jika pelanggan dianggap sebagai teman.

13. Berbagi Ilmu
Kesuksesan tidak akan hilang jika kita berbagi ilmu kepada orang lain, dengan saling berbagi ilmu kita akan semakin tahu kekurangan kita.

10 Trik Untuk Memulai Wirausaha

23 March 2013 03:56:54 Dibaca : 162

 

Memulai WirausahaMenjadi wirausaha dan memulai bisnis sendiri adalah impian banyak orang. Sayangnya, banyak yang bingung harus mulai dari mana. Bingung juga harus bisnis apa, dan kapan sebaiknya memulai bisnis yang paling tepat ?
Ribuan pertanyaaan berkelebat di benak, yang sebenarnya bukan pertanyaan, tapi keragu-raguan. Pertanyaan-pertanyaan itu seperti: bisnis apa yang cocok buat saya? Saya tidak mempunyai modal. Saya cuma mempunyai modal 5 juta, usaha apa ya? Peluangnya bagaimana? Bagus atau tidak? Dan lain sebagainya. Berikut merupakan 13 trik untuk memulai wirausaha untuk Anda:

 

1. Mimpi sebagai Awal
A dream is where it all started. Bangunlah mimpi Anda! Ya, bangun mimpi dan pastikan saat bermimpi Anda tidak sedang tidur! Setelah membangun mimpi, segera catat mimpi-mimpi Anda, sehingga jelas dan terencana. Mimpi harus dicatat dan dinyatakan, agar mudah mengukur pencapaiannya.
Ingat, dari seorang pemimpilah semua hal tentang inovasi produk, cara pelayanan, jasa, dan ide bisa laku dijual dan sukses. Karena mimpi tidak ada batasnya, tidak bayar pula, mimpilah dengan berani, dan beranilah bermimpi besar. Dalam dunia mimpi, tidak ada yang tidak mungkin. Tidak ada yang tidak bisa. Semua serba mungkin, semua serba bisa!

 

2. Percaya dan Yakin
Percaya dan yakin bahwa Anda mampu untuk meraih mimpi dan kesuksesan. Andrie Wongso bilang,“Sukses adalah hak saya”. Karena keyakinan dan kepercayaan ini, segala kendala dan tantangan yang ada di depan akan mudah ditaklukkan, dan Anda akan merasa ringan saja melakukannya. Ya, harus YAKIN bisa!

 

3. Mulailah dari hal yang Anda sukai
Yup, temukan passion Anda. Passion itu adalah suatu hal yang jika Anda mengerjakannya, maka hasilnya lebih baik dari orang lain meski tidak dibayar. Atau, suatu pekerjaan yang Anda mampu lakukan berjam-jam, berlama-lama, saat orang lain bosan, Anda masih saja melakukannya.
Mulailah usaha dari hal-hal yang Anda sukai.Sehingga antusiasme akan terus terjaga, meski pada saat-saat sulit. Carilah passion Anda.

 

4. Ketahui dan Belajarlah Dasar-dasar Bisnis
Dasar-dasar Bisnis harus dipelajari, misalnya bagaimana melakukan hal ini: *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY* (beli lebih murah, jual dengan harga tinggi, lakukan pembayaran di belakang, dan terimalah pembayaran di depan). Ilmu dasar berbisnis mutlak harus dipelajari. Aspek-aspek produksi, pemasaran, keuangan dan pengembangan bisnis adalah aspek utama yang harus diketahui.

 

5. Jangan Takut Mengambil Resiko
Orang sukses adalah pengambil resiko. Jadi bukan resiko yang harus dihindari, tapi bagaimana membuat agar resiko itu tidak terjadi. Bukan dihindari, tapi di manajemen, diatur sedemikian rupa agar resiko dapat diminimalkan! Pepatah bijak mengatakan “The Giant that you will be able to achieve is directly proportional to the risk taken“.
Resiko selalu ada di setiap bisnis, bahkan di semua tindakan. Semua hal ada resikonya. Berani mengambil resiko adalah kunci awal dalam dunia usaha. Biasanya, berlaku hukum keseimbangan: Hi-Risk=Hi-Profit. Meski tidak selalu begitu. Tapi resiko terbesar adalah menunda action, karena pasti akan tertunda pula suksesnya, dan lebih buruk lagi: Pasti gagal!

 

6. Carilah Guru, Penasihat Spiritual, dan Konsultan
Ini sangat penting, bergaul dengan orang-orang yang tepat. Jika ingin jadi pengusaha sukses, banyaklah berteman dengan pengusaha yang terlebih dahulu sukses. Angkatlah mereka jadi ’mentor’. Anda tidak harus bilang ke orang tersebut untuk minta diajari, tapi dekatilah, belajarlah padanya. Cari juga Penasehat Spiritual dan Konsultan Bisnis.

 

7. Miliki Etos Kerja Pengusaha
Seorang pengusaha sukses pasti melakukan kerja lebih banyak dan lebih cerdas dari orang kebanyakan. Meski terlihat mereka tidak bekerjapun, sejatinya mereka berpikir dan bekerja terus-menerus.
Bahkan, jauh lebih keras dan lebih banyak dari orang lain. Tanyalah hal ini pada mereka yang sudah sukses, pasti mereka meng-IYA-kannya. Tidak segera menyerah dengan kegagalan, ulang lagi, lakukan lagi…tak berhenti sampai berhasil. Seorang pengusaha, jika memperoleh penolakan dari calon pelanggannya, maka artinya: Belum oke, atau lain waktu pasti oke.

 

8. Bangunlah Jaringan
Bersilaturahmilah. Bangunlah jaringan, cari teman sebanyak banyaknya. Perhatikanlah, jika ada barang dan jasa yang harganya sama, kualitasnya sama, maka orang akan cenderung memilih produk atau jasa dari orang yang sudah dikenalnya. Jaringan juga akan membantu Anda mengembangkan usaha, memperluas pasar, bahkan membantu Anda pada saat-saat sulit.

 

9. Berani Hadapi Kegagalan
Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan berwirausaha. Hadapilah dengan jantan! Gagal adalah sarana belajar. Habiskan jatah gagal Anda saat muda, sukses pasti datang.

 

10. Bukalah Bisnis Sekarang
Bisnis yang bagus itu adalah bisnis yang sudah dijalankan, bukan cuma dihitung-hitung terus. Bisnis yang dihitung belum tentu dibuka, tapi bisnis yang dibuka, pasti dibuat perhitungannya. Menunda bisnis bukan hal yang baik. Semakin lama ditunda, maka akan semakin ragu untuk memulainya. Dan akan semakin jauh kemungkinan untuk sukses

 

Demikianlah 10 trik memulai wirausaha untuk Anda. Jadi tunggu apa lagi? Saatnya untuk go action sekarang!

 

 

 

Sumber :

 

http://windowsbie.blogspot.com

Belajar Berwirausaha 4 Tips Awal Memulai Bisnis Mahasiswa

23 March 2013 03:54:35 Dibaca : 179

Berwirausaha saat masih kuliah? Kenapa tidak? Banyak sekali sudah contoh banyaknya mahasiswa sukses karena mencoba memulai usahanya sembari kuliah. Baik dari usaha jual beli pulsa, sampai jual beli handphone. Dari menjajakan cemilan, sampai bisa buka restoran di pinggir jalan. Dari reseller kaos dari produk orang lain, sampai bisa punya distro sendiri. Banyak sebenarnya cara-cara untuk menjadikan wirausaha ini bagian dari kehidupan belajar bekerja untuk diri sendiri. Apalagi kegiatan perkualiahan tentu dengan jelas mempersiapkan mahasiswa untuk bisa mencari pekerjaan yang layak dengan dirinya setelah lulus kuliah. Dengan berwirausaha, berbisnis, maka mahasiswa belajar untuk bisa bekerja bagi dirinya sendiri dan mengajak orang lain juga menjadi produktif.

 

Di dalam artikel ini akan diberikan tips dan trik berwirausaha saat sekolah atau kuliah. Sehingga tidak mengganggu aktifitas kuliah itu sendiri. Tips dan trik ini masih dikupas dari kulitnya. Belum sampai pada masalah umum dalam berwirausaha. Namun tetap bisa dijadikan acuan bagi kamu mahasiswa yang ingin segera membuka usaha.

 

1. Jangan pikirkan tentang modal. Sebagian besar mahasiswa pasti memikirkan modal untuk bisa memulai usaha. Padahal modal bukanlah hal penting utama yang harus ada dalam memulai usaha. Memang benar ada sebagian usaha memerlukan modal, tapi bukan yang utama. Salah satunya meminjam dana. Jika orang tua tidak bisa meminjamkan dana, kamu bisa membuat proposal usaha. Ya, proposal usaha ini bisa kamu ajukan ke kompetisi lomba bussiness plan. Atau bisa mengajak beberapa teman kuliahmu untuk membangun bisnis bersama dengan panduan proposal bisnis tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan memulai usaha tanpa modal. Paling mudah adalah kamu bisa menjadi makelar dari produk orang lain. Tidak perlu biaya kan? Hanya usaha untuk menjualkan produk orang lain dan nantinya kamu bisa mendapatkan uang dari hasil penjualan produknya. Nah, jangan jadikan alasan ya modal sebagai penghambat memulai usaha.

 

2. Bingung buka usaha apa. Kebingungan buka usaha apa biasanya terjadi saat mahasiswa itu berpikir terlalu jauh bahwa bisnis yang akan digelutinya akan menghasilkan uang banyak dengan mudah dan cepat. Jika berpikir demikian, maka, memulai usaha akan sangat sulit. Mulailah dengan hal sederhana yang bisa kamu jual pada teman-teman kampusmu. Bisa jualan pulsa, jualan kaos, jualan stiker, pernak pernik meja belajar, atau hal apapun yang dianggap sepele untuk memulainya. Anggap saja itu sebagai batu loncat. Dimana usaha itu adalah awal kamu untuk bisa memulai usaha lain yang lebih besar. Karena dengan memulai yang mudah dulu, bisa mengerti bagaimana sistem wirausaha, bisnis itu bekerja. Setelah mapan sekitar 1 tahun memulai usaha, barulah mencari usaha lain yang lebih besar lagi dari segi modalnya, dari segi askpek keuntungannya, dari aspek rekrutment karyawan, karena belajar itu memang dari awal.

 

3. Jangan mudah bosan. Pengalaman terbaik wirausaha atau bisnis itu memang banyak. Salah satunya menjalani kebosanan. Bosan saat usaha atau pun saat mengalami kebuntuan ditengah jalan memang menyebalkan. Walaupun usaha itu dimulai dari hobby. Perlu visi ke depan sehingga belajar berwurausaha itu tidaklah sekedar iseng atau main-main. Sehingga perubahan perjalanan bisnis itu semakin terasa baik sedikit ataupun banyak. Jadi, catatlah visi wirausahamu itu untuk 3 bulan ke depan, 6 bulan kedepan, 1 tahun kedepan, 2 tahun kedepan. Bosan memang cenderung untuk menyerah. Bisa juga bosan setelah visi dan target dibentuk tapi meleset pada faktanya, jika visi itu meleset, karena adanya hambatan saat berbisnis, adalah hal wajar. Namun kelolalah rasa bosan itu agar tidak segera berhenti belajar berwirausaha.

 

4. Carilah tentor bisnismu. Mencari guru memang sulit. Apalagi untuk bisnis. Perlu diperhatikan memang guru dalam wirausahamu itu tidaklah tetap. Kadang seorang teman bisa menemanimu untuk memulainya, tapi tidak menjalankannya bersama. Kadang seorang yang baru kamu kenal dalam organisasi di kampus malah sudah menjadi ahli dan baru kamu ketahui sehingga bisa kamu minta untuk membimbingmu. Bahkan guru bisnis juga bisa datang dari saudara sepupu atau paman, pakde, om, dan lainnya. Pengalaman dari team lowkeruniv bahwa guru bisnis bisa dicari dari internet, dari forum-forum, bahkan organisasi internet yang berkumpul bersama atau kopdar. Carilah tentormu dalam bisnis atau wirausaha. Agar keyakinan bisa menjalankan bisnis itu lebih siap dan tidak mudah putus asa.

 

Tips diatas adalah tips umum yang tentu anda harus “take action” agar bisa terjadi dengan sangat mudah. Anda juga bisa mencari tips lainnya di website kami ini agar kehidupan belajar,kuliah anda tidak melulu soal akademis dan belajar. Tapi juga bisa berisi nilai kemandirian, mencari uang sendiri, dan menghargai diri agar lebih layak mendapatkan uang yang lebih banyak. Keep spirit! Tetap semangat ya.

10 Strategi Sukses Berwirausaha

23 March 2013 03:53:03 Dibaca : 160

 

Anda harus pandai meriset pasar untuk mencari tahu jalan mencari celah Anda untuk bisa unggul.

 

KOMPAS.com - Ingin bisa berdikari dan memulai usaha sendiri? Harus diingat bahwa memulai usaha sendiri butuh kerja keras dan bisa jadi akan memerlukan waktu lama hingga akhirnya ada pemasukan. Perlu strategi yang jitu agar upaya wirausaha Anda tersebut berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi yang dikumpulkan oleh Renee Martin, penulis "The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success" dari para pengusaha-pengusaha wirausaha yang berhasil.

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.

2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.

3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling "sempurna" untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru.

4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata "Itu tak akan berhasil" atau "Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu". Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan "bagaimana jika" di dalam pikiran Anda.

5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut.

6. Isi kekosongan

Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda.

7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.

8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.

10. Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.