Kurang menjadi favorit di UNG, Prodi S1 Statistika ternyata sangat menarik loh
Program Studi S1 Statistika FMIPA UNG berdiri pada tanggal 19 Mei 2014 berdasarkan Ijin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan SK Penyelenggaraan No. 114/E/O/2014. Program Studi S1 Statistika bersama-sama dengan Program Studi S1 Matematika dan Program Studi S1 Pendidikan Matematika berada dibawah koordinasi Jurusan Matematika FMIPA UNG. Di jurusan Statistika sendiri terdapat 9 dosen dan semuanya merupakan dosen aktif.
Jurusan Statistika sendiri tidak termasuk dalam 20 jurusan terfavorit di Universitas Negeri Gorontalo. Meski begitu, ternyata jurusan Statistika memiliki beberapa keunggulan yang dapat diperoleh dari seorang lulusan jurusan Statistika, diantaranya adalah memiliki peluang yang sangat menjanjikan untuk menjadi aktuaris di perusahaan asuransi, dana pensiun, konsultan aktuaria, investasi, dan manajemen risiko. Selain itu, di era big data seperti sekarang ini, seorang ahli statistika sangat dibutuhkan oleh perusahaan seperti instansi instansi pemerintah untuk melakukan survei. Meski memiliki beberapa keunggulan di atas, ternyata jurusan statistika masih kurang menjadi favorit di karekan jurusan statistika yang masih dalam lingkungan matematika. Seperti yang banyak orang katakan bahwa matematika merupakan ilmu yang menyeramkan dan sangat sepi peminat.
Jadi tidak selamanya jurusan statistika itu adalah jurusan yang sangat sulit untuk dipelajari, ada juga beberapa keunggulan yang dapat diperoleh dari seorang lulusan statistika dan termasuk dalam salah satu jurusan langka.
Menjadi Universitas terbaik di Gorontalo, Berikut profil dari Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu dari empat belas universitas yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo. Di daerah Gorontalo sendiri Universitas Negeri Gorontalo merupakan Universitas terbaik di Provinsi Gorontalo yang kemudian disusul oleh IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Menurut wikipedia Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo. Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo. Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.
Di Universitas Negeri Gorontalo sendiri terdapat sebelas fakultas dan terdapat 906 dosen yang terdiri atas 885 dosen yang sedang aktif dan 21 dosen sedang dalam tugas belajar. Universitas Negeri Gorontalo sendiri saat ini sudah terakreditasi A dan termasuk pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia). UNG sendiri terletak di Kota Gorontalo.
Kasus Covid 19 yang masih terbilang tinggi, PKKMB di Universitas Negeri Gorontalo masih menggunakan metode Daring
Corona Virus Diseases 2019, atau yang disebut dengan COVID-19 di Gorontalo sendiri saat ini mencapai angka 1105 jiwa yang sedang dirawat dan sudah ada 241 jiwa yang meninggal menurut data yang diperoleh dari dinas kesehatan Provinsi Gorontalo. Di Provinsi Gorontalo sendiri sudah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang disingkat dengan PPKM, namun baru berselang beberapa hari naik status dari level 3 menjadi level 4. Hal ini disebabkan dengan adanya tingkat hunian Rumah Sakit di beberapa daerah di Gorontalo yang nyaris penuh.
Hal tersebut berdampak pada bidang pendidikan salah satunya kepada para mahasiswa baru yang sedikit lagi akan melaksanakan PKKMB atau Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru yang dahulu dikenal sebagai Ospek. Pada saat ini salah satu kampus di daerah Gorontalo yaitu Universitas Negeri Gorontalo sudah memutuskan untuk melaksanakan PKKMB secara Daring. Setelah sempat adanya kabar bahwa PKKMB di UNG akan dilaksanakan secara Blended atau metode campuran antara Daring dan Luring dengan ketentuan yang sudah divaksin dan siap untuk melakukan swab antigen diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan PKKMB secara Luring dengan peserta terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Namun setelah meningkatnya korban covid di Gorontalo dengan tingkat hunian Rumah Sakit saat ini yang terbilang nyaris penuh, pihak Universitas Negeri Gorontalo akhirnya memutuskan untuk melaksanakan PKKMB ini secara Daring. Kabar tersebut sempat membuat beberapa mahasiswa yang sudah siap mengikuti kegiatan tersebut secara Luring merasa sedih. Namun dari Pihak Universitas Negeri Gorontalo tetap mengupayakan kegiatan tersebut agar tetap berjalan secara meriah.