KOTA LIMBOTO - Pemerintah Daerah dan Universitas Negeri Gorontalo jalin Kerjasama Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, bertempat di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo. 

Kerjasama Antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan Universitas Negeri Gorontalo prinsipnya adalah terkait dengan tridharma dengan perguruan tinggi, bagaimana menjadi mitra dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkaitan dengan tugas dari perguruan tinggi tentang pendidikan, pengabdian serta penelitian.

Lewat kesempatan ini, Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, dalam membangun Kabupaten Gorontalo tidak hanya di bangun oleh Pemerintah Daerah tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi. Karena peruguruan tinggi adalah sumber ilmu dan insiprasi dalam memberikan spirit dalam membagun daerah.

SEJARAH KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO (UNG)

16 September 2020 19:51:06 Dibaca : 1

GORONTALO - Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.

Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.

Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.

UNG KAMPUS MERDEKA

16 September 2020 19:43:13 Dibaca : 2

 

GORONTALO -  Kampus merdeka yang digagas mentri pendidikan baru mas mentri Nadiem Makarim di awal 2020, yang memaksa seluruh pengelola kampus memutar otak mencari terobosan dan melakukan perubahan-perubahan fundamental terhadap pelaksanaan kuliah yang dibebaskan tidak hanya di homebase tetapi dapat juga dilakukan di program studi lain, fakultas lain bahkan univesitas lain, ataupun tidak di kampus sama sekali. Kampus-kampus berfikir keras berupaya mengadopsi pola 5-2-1 atau 6-1-1 menggantikan sistem 8 semester full di dalam kampus seperti yang biasa dilakukan. Kerjasama intra-inter-antar dan ektra kampus, dengan swasta maupun lembaga pemerintah harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut. Berat dan dipaksa (walau judulnya merdeka), tapi perlahan perguruan tinggi mulai melakukan perubahan, ada yang cepat ada yang lambat.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong