Kota Gorontalo adalah Kota Seribu Bentor :D

15 November 2013 21:46:40 Dibaca : 291

Setiap daerah tentu saja memiliki kendaraan yang menjadi ciri khas, nah Gorontalo juga punya kendaraan khas. Sebenarnya, sangat kurang tepat bila disebut kendaraan khas, sebab daerah lain diluar Gorontalo punya kendaraan sama, tapi untuk sementara saya menyebutnya khas, sebab di Gorontalo sudah menjadi ciri khas, bahkan menjadi populer. Bentor, nama sebuah kendaraan roda tiga yang kini populer di sulawesi, khususnya sulawesi utara dan Gorontalo. Asal kata bentor sendiri diambil dari nama becak dan motor.

Kalau dulu, becak merukan kendaraan roda tiga yang dikayuh dengan kaki manusia, kini becak itu sedikit lebih modern. Didaerah lain yang pernah saya lihat, kendaraan sejenis ini berbeda dengan di Gorontalo dan sulawesi utara, kendaraan roda tiga yang menggunakan motor didaerah lain tidak menggunakan atap sebagai penutup, tetapi sama halnya dengan becak, menggunkan penutup atau kap yang kuat sehingga membuat nyaman penumpangnya.

Bentor sendiri bukan paduan becak yang ditempeli motor, kepala motor diganti dengan becak yang dirancang dari besi yang lebih kuat, sehingga mampu memuat hingga tiga orang dan barang-barang berat. Saat ini, kendraan bentor menjadi trend di Gorontalo, bahkan menurut bebeberapa sumber, bentor merupakan kendaraan yang paling banyak di Gorontalo.

Bentor-kendaraan populer gorontalo

Keberadaan bentor sendiri mampu menyaingi mobil angkot atau taksi, karena rancangannya yang kuat maka jarak tempuhnya pun bisa sampai ratusan kilometer. Bahkan, untuk menuju sebuah lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, masyarakat Gorontalo lebih dominan menggunakan bentor, karena mudah memasuki akses yang sulit dimasuki mobil angkot.

Bila anda melancong ke Gorontalo, maka sangat tepat bagi anda untuk menggunakan kendaraan ini, dan tentunya harganya pun murah meriah, anda bisa membawa barang yang cukup banyak dikendaraan ini. Dan salah salah satu mata pencaharian masyarakat Gorontalo adalah dengan mengemudi bentor atau menyewakan bentor ini untuk kepentingan tertentu, misalnya untuk jalan-jalan seputar Gorontalo, menuju akses pusat perbelanjaan atau ketempat lokasi wisata sekalipun.

Kendaraan ini pun tidak sulit didapatkan, ketika anda melancong ke Gorontalo, dan tidak sempat naik angkot anda cukup menggunakan bentor untuk keperluan anda baik jarak dekat maupun jarak jauh. Bahkan tengah malam sekalipun anda mudah menemukan kendaraan ini, karena pengemudinya hingga larut malam melayani penumpangnya.

Sejarah Daerah Gorontalo

15 November 2013 21:44:43 Dibaca : 295

DULU, tak banyak yang mengenal GORONTALO, hampir seluruh Masyarakat Gorontalo yang berada di rantau, ketika mengatakan Asal Daerah mereka akan mendapat pertanyaan balik, GORONTALO itu dimana .. ?

Sejak Gorontalo menjadi sebuah Provinsi sendiri, lambat laun Gorontalo mulai dikenal Masyarakat Indonesia, ada yang mengatakan Gorontalo Kota Jagunglah, ada pula yang mengatakan Gorontalo Kota Bentor.

Apakah Anda tahu Asal Muasal Gorontalo .. ? Sejarah Gorontalo.. ?
Berikut adalah Sejarah Tanah Gorontalo :

Menurut sejarah, Jazirah Gorontalo terbentuk kurang lebih 400 tahun lalu dan merupakan salah satu kota tua di Sulawesi selain Kota Makassar, Pare-pare dan Manado. Gorontalo pada saat itu menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam di Indonesia Timur yaitu dari Ternate, Gorontalo, Bone. Seiring dengan penyebaran agama tersebut Gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdagangan masyarakat di wilayah sekitar seperti Bolaang Mongondow (Sulut), Buol Toli-Toli, Luwuk Banggai, Donggala (Sulteng) bahkan sampai ke Sulawesi Tenggara.

Gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdagangan karena letaknya yang strategis menghadap Teluk Tomini (bagian selatan) dan Laut Sulawesi (bagian utara). Kedudukan Kota Kerajaan Gorontalo mulanya berada di Kelurahan Hulawa Kecamatan Telaga sekarang, tepatnya di pinggiran sungai Bolango. Menurut Penelitian, pada tahun 1024 H, kota Kerajaan ini dipindahkan dari Keluruhan Hulawa ke Dungingi Kelurahan Tuladenggi Kecamatan Kota Barat sekarang. Kemudian dimasa Pemerintahan Sultan Botutihe Kerajaan ini dipindahkan dari Dungingi di pinggiran sungai Bolango, ke satu lokasi yang terletak antara dua kelurahan yaitu Kelurahan Biawao dan Kelurahan Limba B.

Dengan letaknya yang stategis yang menjadi pusat pendidikan dan perdagangan serta penyebaran agama islam maka pengaruh Gorontalo sangat besar pada wilayah sekitar, bahkan menjadi pusat pemerintahan yang disebut dengan Kepala Daerah Sulawesi Utara Afdeling Gorontalo yang meliputi Gorontalo dan wilayah sekitarnya seperti Buol ToliToli dan, Donggala dan Bolaang Mongondow.

Sebelum masa penjajahan keadaaan daerah Gorontalo berbentuk kerajaan-kerajaan yang diatur menurut huukm adat etatanegaraan Gorontalo. Kerajaan-kerajaan itu tergabung dalam satu ikatan kekeluargaan yang disebut Pohalaa.Menurut Haga (1931) daerah Gorontalo ada lima pohalaa :

Pohalaa GorontaloPohalaa LimbotoPohalaa SuwawaPohalaa BoalemoPohalaa Atinggola

Dengan hukum adat itu maka Gorontalo termasuk 19 wilayah adat di Indonesia Pohalaa Gorontalo merupakan pohalaa yang paling menonjol diantara kelima pohalaa tersebut. Itulah sebabnya Gorontalo lebih banyak dikenal.

Asal usul nama Gorontalo terdapat berbagai pendapat dan penjelasan antara lain :

Hulontalangio, nama salah satu kerajaan yang dipersingkat menjadi hulontalo.Berasal dari Hua Lolontalango yang artinya orang-orang Gowa yang berjalan lalu lalang.Berasal dari Hulontalangi yang artinya lebih mulia.Berasal dari Hulua Lo Tola yang artinya tempat berkembangnya ikan Gabus.Berasal dari Pongolatalo atau Puhulatalo yang artinya tempat menunggu.Berasal dari Gunung Telu yang artinya tiga buah gunung.Berasal dari Hunto suatu tempat yang senantiasa digenangi air

Jadi asal usul nama Gorontalo (arti katanya) tidak diketahui lagi, namun jelas kata hulondalo hingga sekarang masih hidup dalam ucapan orang Gorontalo dan orang Belanda karena kesulitan dalam mengucapkannya diucapkan dengan Horontalo dan bila ditulis menjadi Gorontalo.
Pada tahun 1824 daerah Limo Lo Pohalaa telah berada di bawah kekusaan seorang asisten Residen disamping Pemerintahan tradisonal. Pada tahun 1889 sistem pemerintahan kerajaan dialihkan ke pemerintahan langsung yang dikenal dengan istilah Rechtatreeks Bestur . Pada tahun 1911 terjadi lagi perubahan dalam struktur pemerintahan Daerah Limo lo pohalaa dibagi atas tiga Onder Afdeling yaitu :

Onder Afdeling KwandangOnder Afdeling BoalemoOnder Afdeling Gorontalo

Selanjutnya pada tahun 1920 berubah lagi menjadi lima distrik yaitu :

Distrik KwandangDistrik LimbotoDistrik BoneDistrik GorontaloDistrik Boalemo

Pada tahun 1922 Gorontalo ditetapkan menjadi tiga Afdeling yaitu :

Afdeling GorontaloAfdeling BoalemoAfdeling Buol

Sebelum kemerdekaan Republik, rakyat Gorontalo dipelopori oleh Bpk. H. Nani Wartabone berjuang dan merdeka pada tanggal 23 Januari 1942. Selama kurang lebih dua tahun yaitu sampai tahun 1944 wilayah Gorontalo berdaulat dengan pemerintahan sendiri. Perjuangan patriotik ini menjadi tonggak kemerdekaan bangsa Indonesia dan memberi imbas dan inspirasi bagi wilayah sekitar bahkan secara nasional. Oleh karena itu Bpk H. Nani Wartabone dikukuhkan oleh Pemerintah RI sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

Hari Kemerdekaan Gorontalo yaitu 23 Januari 1942 dikibarkan bendera merah putih dan dinyanyikan lagu Indonesia Raya. Padahal saat itu Negara Indonesia sendiri masih merupakan mimpi kaum nasionalis tetapi rakyat Gorontalo telah menyatakan kemerdekaan dan menjadi bagian dari Indonesia

Selain itu pada saat pergolakan PRRI Permesta di Sulawesi Utara masyarakat wilayah Gorontalo dan sekitarnya berjuang untuk tetap menyatu dengan Negara Republik Indonesia dengan semboyan Sekali ke Djogdja tetap ke Djogdja sebagaimana pernah didengungkan pertama kali oleh Ayuba Wartabone di Parlemen Indonesia Timur ketika Gorontalo menjadi bagian dari Negara Indonesia Timur.

 

Senyumnya adalah Motivasiku :)

15 November 2013 12:40:13 Dibaca : 291

SENYUMNYA ADALAH MOTIVASIKU

Oleh Israfany L Lagili

Hamparan sawah hijau terpantul dari bola mataku. Embun pagi yang dingin tetapi menyegarkan bagaikan permata dalam balutan zamrud hijau nan apik. Aku duduk dengan nyaman dalam bangku terempuk dan tertinggi. Menyaksikan sirkus alami dari alam pedesaan. Capung, burung, kupu - kupu dan makhluk sawah lain bagaikan para aktor dan artis terhebat dalam sirkus ini. Terbang kesana kemari, hinggap pada kembang - kembang sawah yang berwarna - warni, bersiul saling menyapa, bertukar kabar dengan kepakan sayapnya. Selalu begitu.
Aku mengingatnya kembali. Kupejamkan mata, menahan tangisku.
Langkah kakinya terhenti. Aku hanya diam saat kedua tangan kekar tapi lembut itu menurunkan tubuhku dari bahunya. Apakah badanku sangat berat, sehingga ia lelah. Dia menggandeng tangan kananku. Aku merengek sebal. Namun, dia hanya merekahkan senyum. Kami berdua berjalan. Dia dengan sabar berusaha menyamakan langkahnya dengan langkah kecilku. Saat aku mulai merengek kembali karena telah lelah berjalan, maka saat itulah dia akan mengeluarkan 1001 cerita islami yang menarik tentang perjuangan para nabi dan rosul Allah dalam mempetahankan Sang Raja Jagad Raya yang Esa, Sang Pencipta tanpa cela yaitu Allah SWT. Dengan suaranya yang berat, semangat serta gaya berceritanya yang bagaikan pendongeng sejati itu membuatku terpesona dan tersenyum senang. Sehingga aku lupa dengan rasa lelahku. Selalu rasa ingin tahu dan penasaran mendorongku untuk meminta akhir dari cerita, padahal hal - hal menakjubkan masih akan berlanjut sebelum sampai pada akhir ceritanya. Dahinya yang mulai berkeringat itu berkerut mendengar pertanyaan kecilku, dia hanya tersenyum kemudian menghentikan ceritanya tanpa memberikan jawaban atas pertanyaanku. Meninggalkanku dengan rasa penasaran yang membuatku tidak dapat tidur malam harinya. Selalu begitu.
Aku mengingatnya kembali. Butiran bola - bola kecil nan bening telah sampai pada ujung mataku.
Saat itu aku tarbangun dari mimpi burukku. Adzan subuh berkumandang merdu di surau depan rumahku. Aku mencari - cari sosoknya dalam keremangan lampu kamar. Namun, dia tak ada. Aku pun mulai menangis. Ibuku datang tergopoh - gopoh dari dapur. Kaget. Berjalan mendekatiku dan mencoba menenangkanku tapi sia - sia. Aku berlari menuju pintu depan. Membuka pintu dan duduk menangis sangat keras menenggelamkan suara kodok, jangkrik serta ayam. Membangunkan para tetanggaku. Membuat ibuku malu atas kelakuanku. Para tetanggaku datang silih berganti. Mulai, dari ibu - ibu rumah tangga yang masih membawa centong nasi, kepala - kepala penasaran yang mengintip dari balik jendela kaca mencari sosok yang telah menghentikan mimpi mereka sampai para jamaah sholat subuh bersarung yang setia, mereka semua mencoba menenangkanku meskipun ada juga yang merengut sebal berdoa mengharap keributan itu cepat berakhir. Seperti ibuku, itu hanyalah sia - sia. Selalu begitu.
Aku mengingatnya kembali. Bola - bola bening itu sudah mulai menggelinding walau sangat pelan meninggalkan ujung mataku.
Hingga akhirnya sosok itu muncul di sela - sela para tetanggaku. Mulut kecilku terdiam. Gerakan kakiku berhenti. Terikan nafasku masih tersengal - sengal tetapi mulai teratur. Rongga dadaku mulai melonggar. Hidungku kembang kempis. Namun, air mataku tetap mengalir walaupun sudah tak ada ringikan dari mulutku. Dia mengulurkan kedua tangannya padaku. Tersenyum. Dia membawaku dalam gendongannya dan di sisi lain suara - suara helaian nafas lega terdengar sayup - sayup dari belakang punggungnya. Seringaian nakal kecil terlukis dari bibirku. Puas membuat semuanya panik. Dia mendudukanku di sudut surau. Tak lupa dia menggelarkan sajadahnya untuk alas dudukku. Lalu mengumandangkan iqomat. Aku hanya terdiam menunggu. Hingga akhirnya mataku terpejam. Aku tertidur nyenyak. Sangat nyenyak sehingga tak merasakan tempat tidurku berpindah ketangannya. Air liurku menetes membasahi tangannya. Dia hanya tersenyum. Selalu begitu.
Aku mengingatnya kembali. Satu tetes sudah air mata membasah pipiku.
Aku duduk mengantuk di depan buku tugasku. Pensil yang kupegang telah merosot dari jari - jariku. Di sisi lain dalam kamar dengan penerangan lampu 5 watt itu, tergantung satu stel baju seragam merah putihku. Sudah larut malam memang saat itu tetapi aku tetap berusaha menahan kantukku. Dia selalu membantuku dalam aku mengerjakan tugas - tugasku, bahkan pernah teman - teman sekolahku datang ke rumahku hanya untuk memintanya mengajari tugas matematika mereka dan hasilnya selalu memuaskan.. Selalu begitu.
Aku mengingatnya kembali. Telah berpuluh - puluh bola kecil nan bening itu membasahi pipiku.
"...sholehah, hanya status itu yang aku ingikan darinya...
...senyum, hanya itu yang ingin aku lihat dari bibirnya...
Senyum kebahagian mendapat cinta kasih - Mu
Ya... Robbku...
Lindungi dia selalu dalam selimut kasih - Mu...
Amien...
Air mataku benar - benar tak dapat aku hentikan. Ringikan doa dengan air mata itu membuatku tahu...
Kini.
Kini aku benar - benar menangis melihat dia, "Ayahku", tertidur untuk selama - lamanya. Ayahku yang menjadi kekuatanku. Ayahku yang selalu kutunggu senyumannya untuk memotivasiku. Ayahku yang selalu kuingat saat aku tidur. Ayahku yang selalu aku tegaskan pada diriku sendiri sabagai "Sang Idola" perjalanan hidupku kelak. Senyum ayahku adalah motivasiku.
Aku akan tersenyum seperti dalam doanya. Aku berjanji akan menggapai cita - citaku agar ayah dapat bangga dan tersenyum untukku dari surga- Nya.

 

Cara Belajar Efektif dan Menyenangkan :)

15 November 2013 11:01:15 Dibaca : 342

Cara Belajar Efektif dan

1. Belajar tanpa Mood
Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja.

iya kalau pas nice mood, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan.

2. Belajarlah di manapun anda suka
Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian
Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian"..kira-kira teman-teman sudah mendengar ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan.

4. Belajar sambil diskusi
Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua bisa menjadi seimbang.

5. Belajar dengan diiringi musik
Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it :)

6. Jangan hanya menghafal
metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep-konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya
Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal!

8. Coba dan Gagal (Trial and Error)
Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka
Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on ^_^

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah
Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar
Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.

 

Tempat bahaya menaruh laptop

15 November 2013 10:57:55 Dibaca : 264

Agar laptop tahan lama, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, salah satunya lokasi penggunaan laptop. Berikut ini beberapa tempat yang menjadi pantangan saat memakai laptop.

1. Tempat tidur
Menyimpan laptop di tempat yang lembut seperti tempat tidur, dapat menyumbat lubang ventilasi di bagian bawah laptop dan menghambat masuknya udara yang berguna untuk menyejukkan suhu laptop.

Supaya awet, gunakan alas khusus laptop, meja, atau setidaknya, buku dengan hardcover untuk melapisi bagian bawah laptop Anda. Intinya, laptop memerlukan permukaan datar untuk menjaga asupan udara dan kestabilan suhu di dalamnya.

2. Di dekat hewan
Menyimpan laptop di dekat hewan saja sudah berbahaya, apalagi membiarkan hewan peliharaan Anda tidur di atasnya. Bulu-bulu hewan yang rontok dapat beterbangan masuk dan menyumbat lubang ventilasi di bagian bawah laptop. Hasilnya, sistem pendinginan pun terganggu dan dapat menyebabkan overheating.

3. Lantai
Tak peduli sebersih apapun ruangan Anda, menaruh laptop di lantai is a big no-no. Anda tak pernah tahu betapa banyak partikel-partikel mungil serupa debu di lantai yang dapat tersumbat masuk ke dalam lubang ventilasi laptop. Taruh laptop di tempat yang cukup tinggi dari permukaan lantai, seperti meja atau kursi dengan alas laptop mat atau cooling fan.

4. Tempat basah
Jangan coba-coba menggunakan laptop sambil minum, apalagi kemudian menyimpan minuman di samping laptop. Tetesan air dari minuman dapat menimbulkan kerusakan fatal dan konsleting dalam laptop Anda, terlebih jika minumannya tumpah.

5. Toilet

Anda terlalu sibuk hingga harus mengerjakan pekerjaan Anda hingga ke toilet? Atau Anda maniak internet dan online game, atau hanya sekedar tak ingin mati bosan saat buang air? Buang air sambil baca majalah memang sudah basi, tapi bukan berarti Anda merelakan laptop kesayangan Anda kecipratan air dan mati gosong, kan?

6. Di dekat asbak
Well, lebih tepatnya, hindari menggunakan laptop sambil merokok. Asap dan abu rokok dapat menyumbat kipas dalam lubang ventilasi laptop. Asap rokok yang dihembuskan ke arah laptop dapat menyebabkan keyboard menguning. Menaruh asbak di samping laptop juga berbahaya, karena abu rokok yang terbawa angin dapat menyumbat ventilasi dan membuat kinerja laptop Anda menjadi menurun.

 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong