Nama   : sutasi manggopa

Nim     : 151420040

Kela     : 2B

Prodi   : S1_PGSD

Dosen Pengampu : Muhammad Sarlin S.pd.,M.pd

Mata kuliah : penulisan karya ilmiah

 

                   

 

*Latar Belakang*

Pengaruh lingkungan sekolah terhadap tujuan pendidikan karakter

Pendidikan karakter adalah suatu sistem penamaan nilai-nilai karakter yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut, baik terhadap tuhan yang maha esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsanaan. Perkembangan karakter bangsa dapat dilakukan melalui karakter individu seseorang.

Pendidikan karakter atau pendidikan watak sejak awal munculnya pendidkan oleh para ahli, diangap sebagai suatu hal yang niscaya, john sewey, misalnya yang mengatakan bahwa sudah merupakan hal yang lumrah dalam teori pendidikan bahwa pembentukan watak merupakan tujuan umum pengajaran dan pendidikan budi pekerti di sekolah.

Lingkungan adalah salah satu kompnen yang sangat mempengaruhi kondodi karakter seseorang terhadap lingkungan tempat ia berinteraksi misalnya pada lingungan sekolah .perlu kita ketahui juga lingkungan sekolah tidak hanya menjadi salah satu dari tempat utama dalam pendidikan karakter yang baik akan tetapi juga menjadi salah satu dasar dalam pengembangan keterampilan anak melalui pembentukan pendidikan karakter,Sehingga, dalam penerapannya guru dapat langsung melihat sudah sampai dimana perubahan perilaku yang telah dicapai oleh siswa.

 

Dengan menerapkan strategi pendidikan karakter kita akan lebih bisa mengontrol perilaku-perilaku yang tidak baik dan kurang menyenangkan atau jika suatu pendidikan karakter ini dikatakan berhasil maka dapat merubah seratus persen (100%) perilaku atau watak seseorang.

Strategi Pendidikan Karakter yang akan dibahas adalah Strategi Pendidikan Karakter melalui Multiple Talent Aproach (Multiple Intelligent).Strategi Pendidikan Karakter ini memiliki tujuan yaitu untuk mengembangkan seluruh potensi anak didik yang manifestasi pengembangan potensi akan membangun Self Concept yang menunjang kesehatan mental.

 Konsep ini menyediakan kesempatan bagi anak didik untuk mengembangkan bakat emasnya sesuai dengan kebutuhan dan minat yang dimilikinya.Ada banyak cara untuk menjadi cerdas, dan cara ini biasanya ditandai dengan prestasi akademik yang diperoleh disekolahnya dan anak didik tersebut mengikuti tes intelengensia.Cara tersebut misalnya melalui kata-kata, angka, musik, gambar, kegiatan fisik atau kemamuan motorik atau lewat cara sosialemosional.

Menurut Gardner (1999), manusia itu sedikitnya memiliki 9 kecerdasan. Kecerdasan manusia, saat ini tak hanya dapat diukur dari kepandaiannya menguasai matematika atau menggunakan bahasa.Ada banyak kecerdasan lain yang dapat diidentifikasi di dalam diri manusia.

 Sedangkan menurut Howard Gardner (1999) yang menjelaskan 9 kecerdasan ganda, apabila dipahami dengan baik, akan membuat semua orang tua memandang potensi anak lebih positif. Terlebih lagi, para orang tua (guru) dapat menyiapkan sebuah lingkungan yang menyenangkan dan memperdayakan di sekolah. Konsep Multiple Intelligence mengajarkan kepada anak bahwa mereka bisa belajar apapun yang mereka ingin ketahui.

tujuan Pendidikan Karakter Perkembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia.

 Pasal 3 UU Sisdiknas menyebutkan, “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peseta didik agar menjadi manusia yag beriman,dan bertakwa kepaa Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak.

mulia,sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.tujuan Pendidikan Nasional merupakan rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan Pendidikan.

 Oleh karena itu, rumusan tujuan Pendidikan Nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.Untuk mendapatkan wawasan

mengenai arti pendidikan budaya dan karakter bangsa perlu dikemukakkan pengertian istilah budaya, karakter bangsa, dan pendidikan.

Tujuan Pendidikan Pendidikan Karakter Bangsa diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Mengembangkan potensi afektif peserta didik sebagai manusia dan Warga Negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.

 2. Mengembangkan Kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya dan karakter bangsa.

 3. Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.

 4. Mengembangkan kemampuan pesrta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan.

 dan 5. Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman,jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan.

 *Rumusan masalah:

1.apakah konsep dari pendidikan karakter?

2.bagaimana peran lingkungan dalam implementasi tujuan pendidikan karakter?

3.apa saja hal-hal yang dapat menunjang tercapainya tujuan pendidikan karakter?

4.bagaimana strategi yang dapat diterapkan dalam mencapai tujuan pendidikan karakter?

5.apakah tujuan dari pendidikan karakter?

*tujuan:

dengan adanya rumusan masalah di atas maka dapat disimpulkan tujuan dari penulisan ini yaitu :

1.untuk mengetahui konsep dari pendidikan karakter

2.untuk mengetahui bagaimana peran lingkungan dalam implementasi tujuan pendidikan karakter

3.untuk mengetahui apa saja hal-hal yang dapat menunjang tercapainya tujuan pendidikan karakter

4.untuk mengetahui bagaimana strategi yang dapat diterapkan dalam mencapai tujuan pendidikan karakter

5.untuk mengetahui apakah tujuan dari pendidikan karakter

 

 

judul jurnal : Lingkungan pendidikan dalam                            implementasi pendidikan karakter

  

5 hal yang menjadi isi dari latar belakang jurnal lingkungan pendidikan dalam implementasi pendidikan karakter

Hal- hal yang menjadi isi dari jurnal tersebut antara lain sebagai berikut :

  • Lingkungan sangat mempengaruhi  dalam pendidikan karakter;
  • Banyak kendala dalam mewujudkan pendidikan karakter yang baik;
  • Pendidikan karakter memiliki tujuan untuk membimbing pembelajar agar menjadi cerdas dan memiliki perilaku berbudi;
  • Pendidikan karakter dapat merubah pembelajar untuk berperilaku baik dengan ditandai dengan perubahan dan mempunyai kemampuan berfikir yang baik; dan 
  • Implementasi pendidikan karakter dapat membawa perubahan yang besar di dalam lingkungan.

Prinsip pendidikan karakter

18 March 2021 14:32:55 Dibaca : 7

Nama : sutasi manggopa

Nim : 151420040

"Prinsip pendidikan karakter"

Pendidikan karakter merupakan salah-satu upaya peningkatan mutu dan proses pendidikan  yang mengarah pada pendidikan karakter dan akhlak mulia secara utuh terpadu dan seimbang sesuai dengan standar kompetensi lulusan pada setiap satuan pendidikan melalui pendidikan karakter ini kita juga sebagai pelajar maupun mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuannya melalui pendidikan karakter yang telah dipelajari ke dalam kehidupannya sehari-hari baik itu di tempatnya menimba ilmu di rumah maupun di lingkungan masyarakat atau sosial.

dalam pendidikan karakter keberhasilan dari program pendidikan ini sendiri harus mampu mencapai indikator yang tercantum dalam standar kelulusan di setiap lembaga pendidikan atau lingkungan pendidikan di antaranya meliputi :

1.mengamalkan ajaran agama yang di anut sesuai dengan tahapan perkembangan manusia

2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri

3. Menunjukkan sikap percaya diri

4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas

5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional

6.mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis kritis dan kreatif

7.menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimiliki

8. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah sehari-hari

9. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

10. Mendeskripsikan gejala alam dan sosial

11. Memanfaatkan lingkungan secara tanggung jawab

sebagai seorang yang hidup di lingkungan sosial tentunya pendidikan karakter sangat penting diajarkan agar kita mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai karakter yang baik di dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita akan lebih mudah dan mampu memahami gejolak sosial yang terjadi dalam suatu masyarakat dan kita juga mampu memecahkan masalah dan memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi tersebut.

 pada pendidikan karakter ini peserta didik akan dibimbing agar perilaku yang sebelumnya tidak baik menjadi baik agar adanya juga perubahan sikap dan perubahan budaya yang akhirnya kelak mewujudkan komunitas yang di sisi lain pendidikan karakter juga sebagai sebuahdi sisi lain pendidikan karakter juga sebagai sebuah usaha untuk membantu peserta didik mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya untuk menghadapi masa depan pendidikan karakter pada dasarnya mencakup pengembangan substansi proses dan suasana atau lingkungan yang mengunggah mendorong dan memudahkan seseorang untuk mengembangkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari kebiasaan ini timbul dan berkembang dengan didasari oleh kesadaran keyakinan kepekaan dan sikap orang yang bersangkutan dengan demikian karakter yang ingin dibangun melalui pendidikan karakter ini .

 

Pendidikan karakter juga merupakan salah satu cara yang yang sangat penting diajarkan agar peserta didik dapat berkembangyang dapat menyesuaikan diri di dalam lingkungan sosial manapun.

 

dalam pendidikan karakter sendiri agar peserta didik mampu menerapkan pendidikan karakter yang ia miliki harus adanya peningkatan penanaman nilai maksud dari pendekatan penanaman nilai inimeliputi pendekatan penanaman nilai sosial agar peserta didik mampu menerapkan hal tersebut ke dalam dirinya sehingga akan memudahkan peserta didik menerapkan nilai tersebut ke dalam lingkungan tempat kita tinggal atau berinteraksi.

 

Selain pendekatan nilaiperlu juga adanya pendekatan kognitif hal ini dikarenakan setiap peserta didik memiliki kemampuan berpikir yang berbeda-beda dan kemampuan berpikir di setiap peserta didik ini juga akan terus berkembang melalui pendidikan karakter ini peserta didik diharapkan membiasakan berpikir aktif tentang masalah-masalah moral yang hadir di sekeliling mereka.Dimana peserta didik dilatih untuk membuat keputusan-keputusan moral.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang universitas negeri Gorontalo

18 September 2020 13:04:11 Dibaca : 2

Universitas negeri Gorontalo adalah perguruan tinggi negeri yang berdiri tanggal 1 September 1963.pada awalnya kampus ini masih menjadi bagian dari FKIP universitas Sulawesi Utara-tengah.

Selama lebih dari 50 tahun, universitas ini telah enam kali mengalami perubahan nama dan tujuh kali pergantian pimpinan. 

Sejarah universitas negeri Gorontalo

18 September 2020 13:02:37 Dibaca : 1

Universitas negeri Gorontalo adalah perguruan tinggi negeri yang berdiri tanggal 1 September 1963.pada awalnya kampus ini masih menjadi bagian dari FKIP universitas Sulawesi Utara-tengah.

Selama lebih dari 50 tahun, universitas ini telah enam kali mengalami perubahan nama dan tujuh kali pergantian pimpinan. 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong