PERCOBAAN DIFUSI DAN OSMOSIS BERDASARKAN PADA SOLANUM TUBEROSUM . SIFAT ZAT DAN KONSENTRASI LARUTAN BERBEDA
Nama : Sabrian Anugrah Hamzah
NIM: 471424020
A. Tujuan
- untuk dapat menegetahui proses terjadinya difusi dan osmosis
B. Alat dan Bahan
- Gelas beaker
- pipet tetes
- pengaduk
- stopwatch
- larutan NaCI 50%
- kristal CuSO4
- aquadest
- tuber solanum tuberosum
C. Prosedur Kerja
- Difusi
o2. Osmosis
D. Hasil Pengamatan
- Difusi
Dari penamatan yang kami lakukan kami menyiapakan 4 gelas beaker dengan isian air masing -masing gelas sebanyak 100m, lalu pada gelas 1 dan 2 kami Meneteskan kira-kira 10 tetes larutan eosin kedalam gelas beker yang berisi aquadest.lalu mengamati penyebaran warna merah dari eosin tanpa pengadukan , lalu melakukan langkah yang sama di gelas ke 2 namun tanpa adanya pengadukan , dan pada gelas ke 3 dan 4 kami melarutkan nutrisari dengan gelas ke 3 yang teraduk dan gelas ke 4 yang tidak di aduk, serta kita harus mengamati berapa lama penyebaran yang terjadi dari keempat percobaan tersebut .Dan perbandingan Lama penyebaran dari kristal CuSO4 (Nutrisari) yang kami dapatkan dari yang diaduk yaitu selama 00.34,54 sedangkan yang tidak di aduk yaitu selama 60 menit. serta Lama penyebaran dari larutan eosin (pewarna makanan) yang diaduk yaitu selama 00.41,01 sedangkan yang tidak diaduk yaitu selama 60 menit.
2. Osmosis
Dari pengamatan yang kami lakukan pada proses osmosis, pada penelitian osmosis kami menggunakan solanum tuberosum yang kemudian kami mengambil bagian tuber , dan tusuk menggunakan stinles still kemudian potong sepanjang 2cm , lalu kami bilas dan Selanjutnya kami menguji kentang di dua larutan yaitu pada NaCI 50% dan Aquadest , lalu kami mengukur menggunakan waktu sekitar 60 menit dan mengamati perubhan dari kentang tersebut , dan kami mendaptkan perubhan kentang yang terkena larutan NaCI dari ukuran serta beratnya begitupun yang dengan larutan Aquadest.
E. Hasil Pembahasan
- Difusi
Dari pengamatan di atas kami menemukan hasil dari perbandingan Lama penyebaran dari kristal CuSO4 (Nutrisari) yang kami dapatkan dari yang diaduk yaitu selama 00.34,54 sedangkan yang tidak di aduk yaitu selama 60 menit. serta Lama penyebaran dari larutan eosin (pewarna makanan) yang diaduk yaitu selama 00.41,01 sedangkan yang tidak diaduk yaitu selama 60 menit.
- Osmosis
Dari pembahasan di atas kami menemukan perbedaan ukuran dan berat , yaitu pada kentang yang di larutkan di NaCI 50% dengan ukuran awal 2cm dan setelah terrendam selama 60 menit ukuran berubah menjadi 1,5 cm , dan berat awal 2,19g menjadi 1,61g.
Dan kentang yang di larutkan di larutan aquadest memiliki perbedaan ukuran, ukuran awal kentang 2 cm , setelah di larutkan selama 60 menit ukuran berubah menjadi 2,3 cm , serta berat awal 1,25 g berubah menjadi 1,25 g yang tandanya tidak terjadi perubhan berat pada larutan cairan aquadest.
F. Dokumentasi
ANALISIS PERBEDAAN STRUKTUR SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
Nama : Sabrian Anugrah Hamzah
NIM : 471424020
PRODI : S1 ILMU LINGKUNGAN
A. TUJUAN PRAKTIKUM
- enjelaskan struktur sel hewan dan sel tumbuhan
- Menyebutkan bagian-bagian sel hewan dan tumbuha
- Menjelaskan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
B. Alat
- Miskroskop
- Preparat
- Cover glass
- Piset
- Alat dokumentasi
- Pipet tetes
- Tusuk gigi
C. Bahan
- Selaput dalam umbi allium deta
- Mukosa pipi
- Aquades
D. Prosedur Kerja
pembuatan preparat tumbuhan
Pembuatan Preparat Hewan
E. Hasil dan Pembahasan
Pada pengamatan yang pertama praktikan mengamati struktur serta bagian-bagian selaput dalam umbi lapis Allium cepa dengan menggunakan pinset struktur serta bagian-bagian selaput sebagai alat yang digunakan untuk mengambil selaput bagian dalam umbi lapis Allium cepa dan diamati dibawah mikroskop dengan menggunakan perbesaran 100 x 10. da
Pada pengamatan sel mukosa pipi memperlihatkan bentuk sel yang tidak beraturan. Sel-sel penyusun epitel mukosa pipi berbentuk tidak teratur. Dari hasil pengamatan, sel mukosa pipi juga tidak memperlihatkan suatu warna yang khas, sehingga hanya terlihat polos tanpa ada warna-warna lain yang lebih mencolok (Emelda, 2019).
Dari penelitian ini kami menemukan perbedaan dari sel tumbuhan dan sel hewan ,dari segi ukuran , fungsi , struktur .Salah satunya perbedaan ukuran , dari hasil pengamatan ukuran sel tumbuhan cenderung lebih besar dari pada sel hewan adapun perbedaan lain yaitu fungsi dari sel hewan dan tumbuhan.Dan juga sel tumbuhan memiliki sel yang lebih teratur dan stabil di bandingkan sel hewan . Tetapi di antara semua perbedaan tersebut di ketahui bahwa keduanya merupakan sel eukariotik yang memiliki fungsi dan struktur yang berbeda.
F. Dokumentasi
Kategori
- Masih Kosong
Blogroll
- Masih Kosong