UNG Berikan Vaksinasi Gratis Kepada Mahasiswa

04 August 2021 16:54:53 Dibaca : 3

Universitas Negeri Gorontalo bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Provinsi Gorontalo melaksanakan vaksinasi bagi mahasiswa pada Senin, (20/7) di gedung Auditorium UNG.

Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Kapolda Gorontalo dan Wali Kota Gorontalo mengatakan bahwa vaksinasi tahap pertama ini, ada 1460 mahasiswa akan menerima vaksin yang diawali oleh seluruh pengurus Organisasi Mahasiswa.

“Untuk periode pertama, 1460 mahasiswa yang telah mendaftar untuk mendapatkan vaksin yang kita bagi dalam tiga sesi, yaitu mulai dari tanggal 19, 21, dan tanggal 22”, ungkap Rektor.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan vaksinasi telah dilaksanakan sejak beberapa minggu lalu, bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Kampus.

“Harapannya seluruh mahasiswa, dosen dan tendik sudah sudah divaksin. Tetapi kembali lagi kita tetap akan melihat kondisi mahasiswa, dosen dan tendik yang layak untuk divaksin maka kita akan senantiasa menghimbau untuk melakukan vaksinasi”. jelasnya

Rektor berpesan agar seluruh mahasiswa UNG yang ingin mendapatkan vaksinasi untuk segera mendaftarkan diri.

“Seluruh mahasiswa UNG yang ingin divaksin silahkan melapor. Kami akan siap untuk melaksanakan vaksinasi itu, bahkan keluarga mahasiswa juga bisa mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi”.

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.  Perpanjangan itu dilakukan usai pemerintah menilai lonjakan kasus virus corona (covid-19) di Indonesia belum mengalami pelandaian kasus yang cukup signifikan.

Memperhatikan perkembangan Covid-19 di Gorontalo,Maka berdasarkan hasil rapat Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Gorontalo Pada hari senin tanggal 2 agustus 2021, Menyampaikan bahwa pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2021 di tingkat Universitas,Fakultas,dan Jurusan akan diselenggarakan secara Full Daring. Yang ditandatangani oleh wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan alumni Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Karmila Machmud,S.Pd,M.A,Ph.D.

Terkait akan hal ini,Sebagian calon mahasiswa yang sudah di pilih untuk mengikuti PKKMB ke tingkat Universitas,Fakultas,dan Jurusan merasa sangat kecewa Karena yang seharusnya menjadi sebuah momentum besar bagi setiap mahasiwa telah dibatalkan dan PKKMB dilaksanakan secara offline. 

 

Universitas Negeri Gorontalo adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang berada di Provinsi Gorontalo,Yang berlokasi tidak jauh dari pusat Kota Gorontalo yang berada di Jln.Jend. Sudirman,No.6,Dulalowo Timur,Kota Tengah. Kampus ini merupakan salah satu kampus yang banyak diminati Masayarakat Gorontalo hingga dari daerah lain. Banyak sekali Siswa/Siswi Lulusan SMA yang bersaing demi mendapatkan kuota untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi ini. 

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan universitas yang dikembangkan atas dasar perluasan mandate (wider mandate) dari IKIP Negeri Gorontalo. Keberadaan Universitas Negeri Gorontalo dimulai dari : 1. Junior College FKIP Universitas Sulawesi Utara-Tengah (UNSULUTTENG) Manado di Gorontalo berdasarkan keputusan pejabat Rektor UNSULUTTENG Nomor 1313/II/E/63 tanggal 22 Juni 1963, 2. Cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963, 3. IKIP Manado Cabang Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 114 tahun 1965 tanggal 18 juni 1965, 4. FKIP UNSRAT Manado di Gorontalo berdasarkan Keppres nomor 70 tahun 1982 tanggal 7 september 1982 5. STKIP Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 9 tahun 1993 tanggal 16 januari 1993, 6. IKIP Negeri Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 19 tahun 2001 tanggal 5 februari 2001 Perubahan IKIP Negeri Gorontalo menjadi Universitas Negeri Gorontalo ditetapkan dengan Surat Keputusan Presiden RI nomor 54 tahun 2004 tanggal 23 Juli 2004. Hari lahir UNG ditetapkan sama dengan lahirnya cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo yaitu tanggal 1 September 1963 sebagaimana dinyatakan dalam surat kepurusan menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963.

Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia).

Pada masa pemerintahan gubernur provinsi gorontalo Rusli Habibie, pergantian nama Universitas Negeri Gorontalo sempat diusulkan menjadi UBJ Habibie (Universitas BJ Habibie). Namun kemudian para mahasiswanya menolak. Sebab dianggap akan menghilangkan entitas jati diri rakyat Provinsi Gorontalo.

Secara rinci nama pejabat pimpinan sejak tahun 1963 – sampai sekarang sbb:

Drs. Idris Djalali - Dekan Koordinator IKIP Yogyakarta Cab. Manado di Gorontalo - 1963-1966Drs. Ek. M. J. Neno - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1967-1969Prof. Drs. H. Thahir A. Musa - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1969-1981Prof. Drs. H. Kadir Abdussamad - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1982-1988Drs. H. Husain Jusuf, M.Pd - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1989-1992Prof. Dr. H. Nani TuloliDekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1992-1993Ketua STKIP Negeri Gorontalo - 1993 - 2001Pj. Rektor IKIIP Negeri Gorontalo - 2001 - 2002Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.PdRektor IKIP Negeri Gorontalo - 2002-2004Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2004-2010Prof. Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2010 - 14 April 2019Prof. Drs. John Hendri, M.Si, Ph.D - Plt. Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 15 April 2019 - 26 September 2019Dr. Eduart Wolok, ST, MT - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 26 September 2019 - 26 September 2023

Universitas Negeri Gorontalo memiliki 10 fakultas, yaitu:

Fakultas Ilmu PendidikanFakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamFakultas Ilmu SosialFakultas Sastra dan BudayaFakultas TeknikFakultas PertanianFakultas Olahraga dan KesehatanFakultas EkonomiFakultas HukumFakultas Perikanan dan Ilmu KelautanSekolah Vokasi

Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Gorontalo

Program S2 Pendidikan Bahasa Inggris (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Matematika (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Dasar (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Biologi (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Fisika (Akreditasi B),Program S2 Administrasi Pendidikan (Akreditasi A),Program S2 Agribisnis (Akreditasi B),Program S2 Ilmu Kelautan dan Perikanan (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Akreditasi B)Program S2 Teknologi Pendidikan (Akreditasi B)Program S2 Pendidikan Ekonomi (Akreditasi B)Program S2 Ilmu Administrasi (Akreditasi B),Program S2 Ilmu Hukum (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Luar Sekolah (Akreditasi B),Program S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Akreditasi B),Program S3 Ilmu Administrasi (Akreditasi B),Program S3 Ilmu Pendidikan (Akreditasi B),Program S3 Pendidikan Bahasa (Akreditasi B),Program S3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (Akreditasi B).

Saat ini UNG sudah melakukan dies natalis yang ke 57 "Menuju kampus yang unggul dan berdaya saing" 

Universitas Negeri Gorontalo terus mencermati semakin cepat perubahan dunia yang diiringi dengan ketatnya kompetisi terus melakukan inovasi dan kreativitas pendidikan sampai dengan tahun 2019 jumlah mahasiswa yang terdaftar adalah 19.940 orang, dengan 814 dosen yang termasuk didalamnya 34 guru besar yang tersebar di seluruh fakultas yang ada di Universitas Negeri Gorontalo. 

Universitas Negeri Gorontalo harus menjadi kampus yang Kreatif,Inovatif,dan tekemuka di Indonesia hingga Asia Tenggara, Buatlah Pergerakan agar kita bisa Maju.