Pentingnya Pendidikan Pancasila Untuk Dapat Diterapkan Di Perguruan Tinggi

26 October 2020 19:55:19 Dibaca : 6

Halo teman-teman mahasiswa, tahukah kalian Seberapa pentingnya pendidikan Pancasila untuk diterapkan di perguruan tinggi nah dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang pentingnya pendidikan Pancasila untuk diterapkan di perguruan tinggi.Perguruan tinggi yang berperan dalam mengembangkan dan memperdalam pengatahuan dan mengajarkannya dan memperoleh pengatahuan. Bahkan berbagai masalah yang sedang terjadi di negara ini bisa dilestarikan dari memperdalam dan menemukan sebuah solusi melalui pemahaman yang mendalam tentang pancasila. Melalui pendidikan pancasila, diharapkan juga para mahasiswa memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa secara berkesinambungan dan konsisten, dengan cita-cita tujuan nasional. Disamping itu mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengambil sikap bertanggung jawab sesuai dengan hati nurani serta memaknai perestiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan indonesia. Selain itu dengan pengajaran ditingkat perguruan tinggi memungkiankan mahasiswa menerapkan sehingga nilai-nilai moral pancasila terkandung dalam sila-sila pancasila masuk dalam kepribadian mahasiswa.

Berikut dijelaskan pentingnya pendidikan Pancasila untuk dapat di terapkan di perguruan tinggi:

1. tidak tercabut dari akar budaya sendiri

 Di zaman yang seperti sekarang ini, penanaman makna serta nilai-nilai pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Agar keberadaannya tidak hanya dijadikan sebagai symbol semata.Karena generasi muda saat ini sudah mengenal adanya teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang sangat pesat.Hal tersebut berdampak buruk karena generasi muda di era sekarang banyak yang mengikuti kebudayaan luar tanpa menyaring kebudayaan tersebut sesuai dengan kaidah pancasila.Dengan adanya pendidikan pancasila yaitu agar generasi muda tidak tercabut dari akar budayanya sendiri dan agar mereka memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandas makna serta nilai-nilai Pancasila. Pancasila juga dijadikan pedoman berbagai kehidupan, baik itu yang berkaitan dengan social, budaya, ekonomi dan lainnya.Sehingga segala sesuatu yang dilakukan diharapkan tidak melenceng atau sesuai dari aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan Pancasila.Generasi muda kurang memiliki nilai kesadaran, oleh sebab itu banyak yang bertindak tidak sesuai dengan kaidah pancasila. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu adanya pendidikan pancasila supaya generasi muda di era sekarang mampu menyaring kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan kaidah pancasila.

2. Memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila

Pancasila merupakan hasil dari buah pemikiran bangsa atau dapat disebut dengan Ideologi bangsa.Pancasila dikatakan sebagai pandangan hidup, karena pancasila merupakan suatu ide yang menjadi cita- citasuatu bangsa.Nilai-nilai pancasila yang di pandang sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya sudah terwujud dalam kehidupan bermasyarakat sebelum Pancasila dirumuskan menjadi dasar negara Indonesia. Sejak zaman dahulu, wilayah di nusantara ini mempunyai beberapa nilai yang dipegang teguh oleh masyarakatnya, seperti: Percaya kepada Tuhan dan toleran, gotong royong, musyawarah, solidaritas atau kesetiakawanan sosial, dan sebagainya.Pancasila memiliki lima butir yang harus di teladani, setiap butir memiliki makna serta nilai-nilai penting yang harus di amalkan bagi seluruh masyarakat dalam kehidupannya sehari-hari. Penjabarannya sebagai berikut :

Sila pertama : Ketuhanan yang Maha Esa Sila ini dikatakan nilai pancasila yang tertinggi karena menyangkut nilai yang bersifat mutlak.Seluruh nilai kebaikan diturunkan dari nilai sila pertama ini, suatu berbuatan tidak dapat dikatan baik jika nilai atau tindakan bertentangan dengan nilai dan kaidah hukum Tuhan.Jadi sila ini mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari

Sila kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Sila ini mempunyai arti bahwa manusia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabadnya sebagai makhluk tuhan yang maha Esa, yang sama drajatnya, tidak dibedabedakan dengan yang lain atau disebut tidak ada diskriminsi antar umat.

Silaketiga : Persatuan Indonesia Sila ini mempunyai arti bahwa suatu perbuatan dikatakan baik apa bila dapat memperkuat persatuan dan kesatuan antar umat. Dalam sila persatuan ini, bangsa Indonesia harus dapat memahami keanekaragaman bangsa, baik dari budaya, suku, bahasa, ras, serta agama.Arti dari persatuan merupakan satu, yang berarti bulat tidak terpecah belah.Kalau di era sekarang bisa dikatakan sebagai nasionalisme.

Silakeempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Sila ini mempunyai arti bahwa Negara Indonesia disebut Negara demokrasi. Harapnya yaitu akan diperoleh suatu makna yang akurat serta meiliki nilai filosofis yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata atau secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam sila in uga dijadikan suatu acuan setiap langkah pemerintah dalam menjalankan setiap tindakannya.

Silakelima : Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdarkan ketetapan MPR RI No.VII/MPR/2001 tentang visi Indonesia depan Bab IV, khusus dalam bidang religius, bahwa untuk mengukur tingkat keberhasilan perwujudan Visi Indonesia 2020 memerlukan beberpa indikator. Adapun indikator yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1) Terwujudnya masyarakat yang beriman dan bertakwa, serta mempunyai akhlak yang mulia, khususnya yang bersifat universal dan nilai-nilai luhur, terutama kejujuran dan dapat diamalkan dalam prilaku kesehariannya;

2) Terwujudnya toleransi antar umat

3) Terwujudnya penghormatan terhadap martabat manusia.

Olehsebab itu, maka pendidikan pancasila sangatlah penting diterapkan di perguruan tinggi supaya para mahasiswa dapat terbentuk karakter yang unggul serta mempunyai akhlak yang baik.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong