Meningkatkan Minat Baca dengan Mengadakan Pojok Baca

09 April 2021 00:03:46 Dibaca : 13

Nama: Mirna Eka MP.Taru

NIM: 151420063

Kelas: 2B

Mata Kuliah: Penulisan Karya Ilmiah

Dosen Pengampuh: Bapak. Muhammad Sarlin S.Pd,.M.Pd

         Membaca merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan bersuara ataupun dalam hati. Membaca adalah mengungkapkan suatu imajinasi terhadap suatu pembaca yang disukai khalayak ramai dan juga dimengerti oleh orang yang membaca tersebut. Tetapi pada saat sekarang ini dapat kita lihat sendiri bahwa anak-anak di inodonesia minat bacanya untuk buku baik itu buku pelajaran atau pun buku motivasi masih sangat kurang, masalah ini kemudian membuat anak terkadang ingin mencari jawaban yang instan yaitu lewat dari media google karena anak yang dari kelas sd saja pasti sudah memakai situs pencarian tersebut. Hal itu membuat meraka terbiasa untuk tidak membaca, contohnya jika kita mencari satu topik maka akan banyak sekali jawaban yang akan keluar mengenai topik tersebut. Selain itu juga banyak sekali jenis hiburan yang ada TV maupun handphone hal itu dapat mengalihkan perhatian anak dari buku.

        Walaupun sekarang ini sudah banyak sekali media yang bisa dipakai untuk membaca baik berupa perpustakaan dan beberapa tempat untuk bisa kita pakai utnuk membaca hal ini belum juga membuat siswa itu terbiasa dengan membaca, mereka tidak terbiasa dengan tempat-tempat tersebut. Selain itu juga sekarang ini sudah banyak sekali buku yang tersedia lewat media handphone, dengan media yang ada tersebut belum juga membuat siswa terbiasa dengan membaca. 

        Menurut data penelitian dari UNESCO pada tahun 2016 minat baca orang Indonesia itu berada pada peringkat ke 60 dari 61 negara yang ada, hal ini bisa dianggap bahwa Indonesia menduduki posisi terakhir dari 61 negara tersebut.

        Pendidikan di Indonesia semakin hari semakin mengalami kemajuan semua murid yang memiliki berbagai macam prestasi mengambil peran masing-masing. Pendidikan yang semakin berkembang tersebut pasti tidak akan lepat dari buku yang pernah di bacanya. Karena dalam dunia pendidikan itu membaca merupak hal yang wajib bagi setiap peserta didik. Tetapi dari sekian banyak buku yang sudah disediakan oleh sekolah belum juga membuat siswa tergerak  untuk membaca. Langkah awal yang bisa diambil oleh guru-guru yang ada di sekolah yaitu dengan mengadakan pojok baca. Pojok baca adalah sebuah tempat yang terletak disudut ruangan didalam kelas yang memfasilitasi siswa untuk membaca mulai dari buku pelajaran, komik, maupun buku motivasi.

        Untuk itu dalam hal ini dengan mengadakan pojok baca maka akan membantu siswa untuk meningkatkan minat bacanya karena dipojok baca sendiri pasti tersedia didalam kelas yang tidak akan membuat siswa yang malas untuk pergi ke perpustakaan menjadi alasan untuk tidak ikut ke perpustakaan. Biasanya juga yang membuat pojok baca adalah pihak sekolah yang menyadari bahwa membaca itu penting. Pojok baca memberi peluang bagi siswa untuk membaca secara mandiri, selain itu juga pojok baca merupakan tempat yang nyaman untuk siswa membaca karena pojok baca itu pasti akan dihias semenarik dan senyaman mungkin hal ini dapat membuat siswa menjadi tertarik dengan pojok baca. Karena tujuan dari diadakannya pojok baca yaitu untuk menumbuhkna minat membaca pada siswa, mengenalkan beragam sumber bacaan dan dapat dijadikan tempat untuk mencari informasi.

        Selanjutnya, peranan pojok baca dapat membuat siswa menjadi lebih aktif. Mengapa demikian karena jika ada topic atau hal yang tidak mereka mengerti maka mereka akan langsung menanyakan hal tersebut kepada guru selanjutnya mereka dengan sendirinya mencari jawaban pada buku-buku yang sudah tersedia dalam pojok baca. Dengan adanya pojok baca pemahaman siswa lebih meningkat karena bahan ajar sudah tersedia didalam kelas dan tidak perlu lagi untuk pergi ke perpustakaan. Pojok baca juga memiliki ketersediaan buku yang lumayan lengkap karena buku yang ada di pojok baca biasanya akan sesuai dengan pelajaran yang berlangsung didalam kelas tersebut. Hal tersebut juga sesuai dengan tujuan dari diadakannya pojok baca yaitu untuk menumbuhkan minat baca siswa.

        Selain itu juga dengan adanya pojok baca membuat perhatian siswa semakin ada, dimana ketika mereaka akan membaca mereka akan betul menekuni apa yang sudah dibaca tersebut kemudian setelah selesai membaca maka mereka akan mengatur kembali buku-buku yang sudah mereka baca ketempat semula. Hal ini dapat membuat siswa menjadi lebih tertib lagi jika mengambil buku yang di baca.

        Karena tempat yang dibuat senyaman mungkin menjadikan siswa menjadi antusias untuk pergi ke pojok baca. Dalam  pembuatan pojok baca sendiri harus menyediakan sebagian area kelas, selain itu harus melihat pencahayaan, sirkuliasi udara, keamanan dan kenyamanaan agar siswa dapat dengan tenang dalam membaca, merancang model penataan buku dan harus memilah-milah mana buku yang bersifat pelajaran dan mana buku sebagai buki motivasi.

        Buku-buku yang berada di pojok baca biasanya disediakan oleh sekolah ada beberapa buku yang memang khusus dibeli untuk pojok baca da nada buku yang memang sudah ada di perpustakaan, selain buku yang disediakan oleh sekolah ada juga beberapa buku yang disediakan oleh orang tua yang peduli akan minat baca anak-anak di Indonesia karena kita ketahui bersama bahwa anak-anak sekarang lebih tertarik oleh media social dari pada membaca buku.

        Walaupun sudah banyak sekali tempat yang bisa dipakai oleh siswa dan anak muda, hal itu belum membuat mereka sadar akan pentingnya membaca, seperti halnya pojok baca walaupun sudah dibuat semenarik mungkin tetapi tetap ada beberapa anak yang masih belum terpengaruh unutk membaca walaupun sudah melihat antusias dari teman-temannya. Sebenarnya bukan hanya kesalahan anak karena tidak terbiasa membaca tetapi juga karena tidak adanya dorongan membaca dari orang-orang terdekatnya. Untuk pojok baca sendiri tentu masih ada beberapa kelamahan, karena tempat yang terbatas maka penyediaan buku tidak terlalu bervariasi dan harus mendekorasi ruangan itu menjadi semenarik mungkin agar mengundang anak-anak untuk membaca.

        Walaupun begitu dengan adanya pojok baca itu merupakan langkah awal yang bisa dipakai untuk meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia. Jika ada anak-anak yang malas untuk pergi ke perpustakaan maka mereka dapat membaca buku yang tersedia di pojok baca, dan pojok baca dapat mendekatkan buku pada siswa, selain itu untuk dapat menarik perhatian anak koleksi buku yang ada di pojok baca yang ada didalam kelas sebaiknya selalu diperbarui untuk mempertahankan minat baca siswa minimal satu bulan sekali.

A.    Rumusan Masalah

1.     Apa saja masalah yang membuat anak-anak yang tidak mau membaca?

2.     Bagaimana upaya yang dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak?

3.     Apa saja kendala atau hambatan dalam mengoptimalkan upaya menumbuhkan minat baca?

 

B.    Tujuan

1.     Mengetahui masalah apa yang membuat anak-anak tidak mau membaca

2.     Mengetahui puaya yang dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak

3.     Mengetahui kendala atau hambatan dalam mengoptimalkan upaya menumbuhkan minat baca

 

 

Daftar Pustaka

http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jippsd/article/view/107562 (diakses pada 8 april 2021)

https://repo.undiksha.ac.id/4444/3/1829041024-BAB%201%20PENDAHULUAN.pdf (diakses 9 april 2021)

http://eprints.ums.ac.id/62651/2/BAB%20I.pdf (diakses pada 9 april 2021)

Dalam jurnal ini terdapat beberapa hal penting atau menarik yang bisa kita ambil dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar, diperlukan kreativitas agar mampu untuk dapat mengajak anak maka dari itu diperlukan untuk membuat pojok baca agar dapat membiasakan siswa dalam membaca karena kita ketahui sendiri bahwa tingkat baca orang Indonesia itu sangat kecil.

 

Hal yang menjadi topik utama adalah peran pojok baca. Pertama, peran pojok baca sendiri karena biasanya pojok baca itu terdapat didalam kelas yang menyediakan banyak buku, memiliki tempat yang nyaman, dan tertata rapi atau menarik. Kedua, siswa menjadi lebih aktif lagi karena jika ada yang tidak mereka mengerti didalam buku yang mereka baca maka mereka akan langsung menyakan hal tersebut kepada guru. Ketiga, memiliki pengertian yang besar terhadap pojok baca, dimana mereka setelah membaca buku tersebut akan langsung dikembalikan pada tempat yang dia ambil. Keempat, karena tempat yang dihias senyaman mungkin menjadikan siswa lebih suka, seperti halnya siswa kelas 1 walaupun masih belum lancar membaca tetapi antusias mereka sangatlah tinggi hal ini menyebabkan mereka akan terdorong untuk terus belajar membaca. Kelima, buku yang ada di pojok baca sendiri biasanya disediakan oleh sekolah tetapi ada juga beberapa yang disediakan oleh orang tua siswa yang peduli dengan tingkat baca anak-anak di Indonesia.

Meningkatkan Minat Baca dengan Mengadakan Pojok Baca

18 March 2021 19:59:37 Dibaca : 8

Saya mengambil judul ini karena saya dapat melihat dan merasakan sendiri bahwa minat baca terutama siswa di Indonesia sangatlah sedikit. Maka dari itu dengan mengadakan pojok baca akan membantu siswa dalam mengasah sedikit demi sedikit kebiasaan untuk membaca.

Kenapa saya mengambil judul ini? Karena dengan mengadakan pojok baca maka dapat meningkatkan aktivitas membaca siswa. Mengapa demikian, karena pojok baca pasti terdapat didalam kelas jadi siswa tidak perlu lagi untuk pergi ke perpustakaan dan buku-buku yang ada di pojok baca kebanyakan buku yang disediakan oleh sekolah jadi siswa tidak perlu lagi untuk membawa buku dari rumah kecuali siswa itu berinisiatif membawanya sendiri.

Yang lebih menarik lagi dipojok baca adalah buku-buku yang disediakan disana bukan hanya buku pelajaran, tetapi ada juga novel atau komik, buku-buku motivasi yang dapat membuka pikiran siswa, dan lain sebagainya.

Selain pojok baca juga, hal yang dapat membatu untuk meningkatkan minat baca siswa adalah dengan mengadakan membaca 15 menit sebelum belajar, hal itu akan membuat siswa dengan sendirinya terbiasa untuk membaca. Karena membaca kita dapat menemukan berbagai macam hal baru yang tidak kita dapati disekolah.

Pada zaman sekarang, arus globalisasi memberikan dampak yang besar bagi  warga negara dan kurangnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai pancasila dalam kehidupan. Tidak hanya itu, rendahnya pengetahuan tentang nilai-nilai pancasila dalam warga negara, pelajar dan mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa di era teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang sangat pesat, banyak generasi muda yang bertindak tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila karena rendahnya kesadaran yang ada pada diri mereka.Sehingga generasi muda perlu adanya pendidikan pancasila.Karena generasi muda diharapkan mampu menjadi penerus bangsa yang mampu menanamkan serta menerapkan nilai-nilai pancasila. 

Seiring denagan perkembangan teknologi nformas dan komunikasi dapat memberikan dampak yang buruk karena generasi muda saat ini banyak yang mengikuti kebudayaan luartanpea menyaring kebudayaan tersebut sesuai dengan kaidah pancasilakarena kurangnya pengetahuan dan bimbingan yang mereka dapatkan. Generasi muda saat ini yang dipandang sebagai penerus bangsa diharapkan mampu menanamkan makna serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Pancasila sendiri merupakan hasil dari buah pemikiran bangsa atau dapat disebu dengan ideologi bangsa. Pancasila dikatakan sebagai pandangan hidup, karena pancasila merupakan suatu ide yang merupakan cita-cita suatu bangsa. Dalam perkembangan pancasila tidak lepas dengan yang namanya sejarah. Perumusan pancasila, serta tokoh-tokoh yang terlibat didalamnya, salah satu tokoh yang terlibat adalah Kasman Singodimedjo.

Dengan adanya pendidikan pancasila, generasi muda diharapkan menjadi perbaikan serta pembentukan karakter yang tidak hanya unggul menlainkanjuga mempunyai akhlak yang baik. Model penyampaian pendidikan pancasila ini hendaknya berupaya lebih banyak melbatkan generasi muda secara terbuka, demokratis, dan memilii kebebsana berpendapat agar generasi muda mampu memahami apa saja yang terkandung didalamnya. Akan tetapi, kenyataannya generasi muda saat ini banyak yang bertindak tidak sesuai dengan kaidah pancasila, seperti peembunuhan, pemerkosaan, tawuran , dan lainnya. Jika hal ini tetap dibiarkan berlangsung, maka akan kehilangan fungs dari generasi muda sebaga penerus bangsa karena akibat dampak buruk dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Pada dasarnya, mereka tidak berfikir panjang mengenai dampak selanjutnya jika melakukan perbuatan tersebut. Jika hal tersebu masi berlangsung, pastnya juga akan berdampak buruk bagi Negara Indonesia sendiri yaitu akan mengalami keterpurukan seirng berjalannya waktu.

Dengan adanya pendidikan pancasila yaut agar genarasi muda tidak tercabut dari akar budayanya sendiri dan agar mereka memilik pedoman atau akidah penuntun dalam berpikir serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan makna serta nilai-nilai Pancasila. Pancasila dapat dharapkan menjadi pedoman hidup bagi manusia, baik bermasyarakat, bernegara maupun berbangsa. Sehingga dalam berperilaku serta bersosialisasi antar sesame manusia, baik dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Sehingga diharapkan tidak melenceng atau sesuai dari auran yang telah ditetapkan sesuai dengan Pancasila. Geberasi muda kurang memilki kesadaran. Oleh sebab itu, banyak yang beritndak tidak sesuai dari aturan yang telh ditetapkan sesuai dengan kaidah pancasila. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu adanya pendidikan pancasila supaya generasi muda di era sekarang mampu menyaring kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan kaidah pancasila.

Dari hasil dan analisi dapat disimpulakn bahwa Pancasila adalah suatu ide yang menjadi cita-cita bangsa. Pancasila memiliki lima butir yang harus diteladani, setiap butir memilki makna serta nilai-nilai penting yang harus diamalkan dalam kehiduan sehari-hari. Oleh karena itu, pendidikan pancasila sangatlah penting bagi generasi muda supaya mereka dapat terbentuuk karakter yang unggul serta mempunyai akhlak yang baik.

Fungsi SIAT dan SITU di Universitas Negeri Gorontalo

17 September 2020 16:06:07 Dibaca : 7

Universitas Negeri Gorontalo Mempunyai Akses Informasi SIAT dan SITUQuipperian. Yang kuliah di UNG akan dimudahkan dengan kehadiran Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Tata Usaha (SITU). Keduanya bisa kamu akses lewat website Universitas Negeri Gorontalo.

Lewat SIAT, kamu bisa mengakses data perkuliahan seperti Kartu Rencana Studi (KRS) online, data kurikulum, jadwal mata kuliah, data mahasiswa serta dosen di kampus. Sedangkan SITU berfungsi mendukung proses tata usaha antara mahasiswa dan tenaga pendukung di kampus.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong