Peta-peta kerja setempat (PPKS)

17 March 2023 09:32:38 Dibaca : 19

 

Peta-peta kerja setempat (PPKS)

Peta Manusia dan Mesin Peta Manusia dan Mesin adalah alat yang menggambarkan koordinasi antara waktu bekerjadan waktu mengganggur dari kombinasi antara pekerja dan mesin. 

Kegunaan : Hubungan antara Waktu Kerja Operator dan Waktu Operasi Mesin yg Ditangani Peningkatan Efektifitas Penggunaan dan Perbaikan Keseimbangan Kerja Peningkatan Efektifitas Penggunaan dan Perbaikan Keseimbangan Kerja dengan cara : 

1.Merubah tata Letak Tempat kerja 

2.Mengatur kembali Gerakan-Gerakan Kerja 

3.Merancang Kembali Metoda, Mesin dan Peralatan 

Peta Tangan Kiri Tangan Kanan

Peta ini menggambarkan semua gerakan-gerakan tangan kiri dan tangan kanan secara rinci,baik saat bekerja atau waktu menganggur, sehingga dapat menunjukkan perbandingan antara tugas yang dibebankan pada kedua tangan tersebut ketika melakukan pekerjaan. 

a. Menggambarkan semua gerakan saat Bekerja dan Menganggur yang dilakukan oleh TanganKanan dan Tangan Kiri. 

b. Peta Tangan Kanan-Tangan Kiri cocok untuk menggambarkan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pekerjaan manual, yang siklus pekerjaannya berlangsung cepat dan berulang. Kegunaan : -Menyeimbangkan gerakan kedua tangan dan mengurangi kelelahan 

-Mengurangi atau menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak efisien dan tidak produktif mempersingkat waktu kerja 

-Sebagai alat untuk menganalisis tata letak sistem kerja 

-Sebagai alat untuk melatih pekerja yang baru. 

Prinsip Pembuatan PTKTK : 

-Berbeda dengan peta-peta kerja yang lain, kertas dibagi menjadi 3 bagian 

-Bagian kepala, baris paling atas dituliskan “PETA TANGAN KIRI TANGAN KANAN” 

-Pada bagian yang membuat bagan, digambarkan sketsa dari sistem kerja yang memperlihatkan skala sesuai dengan tempat kerja sebenarnya 

-Bagian badan dibagi menjadi 2, sebelah kiri dan sebelah kanan 

-Perhatikan urutan-urutan yang dilakukan oleh operator.

TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN

03 October 2022 23:14:48 Dibaca : 368

TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN

1.Teori Great ManTeori ini mengatakan bahwa kepemimpinan adalah bakat atau bawaan sejakseseorang lahir. Kekuasaan berada pada sejumlah orang tertentu, yang melaluiproses pewarisan memiliki kemampuan memimpin atau karena keberuntunganmemiliki bakat untuk menempati posisi sebagai pemimpin.-Kaitannya dalam bidang akuntansi: Jika saya sebagai accounting, dan kepalakeuangan kantor saya adalah anak dari pemilik perusahaan, yang belumsarjana, namun dipilih karena diyakini anak tersebut dapat mengelolakeuangan karena bapaknya mempunyai basic dibidang keuangan. Orangtersebut tidak dapat kita jadikan panutan karena jika saja saya mendapatkankesusahan, dan saya menanyakan kepada dia, kemungkinan besar dia tidakakan paham karena dia belum mempelajari bidang accounting secara mendalam.2.Teori Big BangTeori ini mengatakan bahwa suatu peristiwa besar menciptakan seseorangmenjadi pemimpin.-Kaitannya dalam bidang akuntansi: Orang yang berperan sebagai accountingtidak dapat sembarang dalam memilih pemimpin, karena accounting harusmemiliki ilmu yang pasti dalam menjalankan segala tugasnya.3.Teori SifatTeori ini mengatakan bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin apabilamemiliki sifat yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin. Keberhasilan seorangpemimpin ditentukan oleh sifat kepribadian baik secara fisik maupun psikologis.Keefektifan pemimpin ditentukan oleh sifat, perangai atau ciri kepribadian yangbukan hanya bersumber dari bakat, tapi dari pengalaman dan hasil belajar.-Kaitannya dalam bidang akuntansi: Orang yang memiliki sifat yang tenangdapat lebih baik untuk menjadi pemimpin dibandingkan dengan orang yangkurang dapat mengontrol emosinya (mudah stres). Karena ketenangan akanmendapatkan hasil perhitungan yang lebih akurat dibandingkan denganorang yang kurang dapat mengontrol emosinya.

Fungsi Dan Peran Dasar Kepemimpinan

08 September 2022 21:43:09 Dibaca : 1677

FUNGSI KEPEMIMPINAN

1. Fungsi Perencanaan

Dalam hal leadership seorang pemimpin tentu saja harus membuat suatu perencanaan yang menyeluruh bagi organisasi dan bagi diri nya sendiri selaku orang yang bertanggung jawab akan tercapainya tujuan organisasi.

2. Fungsi Penetapan Visi atau Tujuan

Sebagai seorang pemimpin haruslah mempunyai visi ke depan atau visioner. Hal tersebut berarti selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi dimasa depan.

3. Fungsi Pengembangan Loyalitas

Pengambangan loyalitas ini tidak hanya diantara bawahan saja, namun juga untuk para pemimpin tingkat bawah dan menengah dalam organisasi.

4. Fungsi Pengawasan

Fungsi pengawasan adalah fungsi seorang pemimpin untuk senantiasa melihat pelaksanaan suatu rencana.

5. Fungsi Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan adalah suatu fungsi dalam leadership yang tidak mudah untuk dilakukan oleh seorang pemimpin.

6. Fungsi Instruktif

Seorang pemimpin mempunyai fungsi sebagai komunikator yang menentukan:

Apa (isi perintah),

Bagaimana (cara melakukan),

Kapan (waktu pelaksanaan),

Dan dimana (tempat mengerjakan).

7. Fungsi Konsultatif

Yang dimaksud fungsi konsultatif di sini adalah seorang pemimpin mampu berkomunikasi dua arah dalam upaya menentukan suatu kebijakan yang membutuhkan pertimbangan dan juga konsultasi dari orang yang dipimpinnya.

8. Fungsi Partisipasi

Dalam fungsi partisipasi ini seorang pemimpin mampu melibatkan para anggotanya dalam melaksanakan proses pengambilan kebijakan ataupun dalam melaksanakan kebijakan tersebut.

9. Fungsi Delegasi

Seorang pemimpin ada kalanya bisa melimpahkan atau mendelegasikan wewenangnya kepada orang lain, misalnya dalam hal membuat dan juga menentukan suatu kebijakan.

10. Fungsi Pengendalian

Dalam fungsi pengendalian ini seorang pemimpin mampu melakukan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan juga pengawasan terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para anggotanya.

PERAN KEPEMIMPINAN

      Menurut Burt Nanus yang dikutip lembaga Pendidikan dan Pengembangan Manajemen Jakarta, terdapat beberapa peran kepemimpinan, yaitu sebagai berikut.

1. Pemberi Arah

Sebagai seorang pemimpin tentu saja diharapkan mampu dalam memberikan berbagai pengarahan kepada para anggotanya.

2. Agen Perubahan

Pemimpin sebagai agen perubahan disini maksudnya adalah seorang pemimpin sebagai katalisator perubahan pada lingkungan eksternal.

3. Pembicara

Dalam hal ini seorang pemimpin berperan sebagai seorang pembicara ahli, pendengar yang baik, dan penentu visi organisasi.

4. Pembina

Seorang pemimpin adalah pembina tim yang mampu memberdayakan individu – individu dalam organisasinya dan mampu dalam memberikan arahan mengenai perilaku para anggotanya sesuai dengan visi yang sudah dirumuskan.

Sumber :

https://mastahbisnis.com/kepemimpinan-leadership/

Antropometri dalam ergonomi

08 September 2022 21:23:32 Dibaca : 113

      Istilah antropometri berasal dari kata “antro” = manusia, dan “metri” = ukuran. Secara definitif antropometri dapat dinyatakan sebagai suatu studi yang berkaitan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia.

     Antropometri, yaitu bidang kajian ergonomi yang berhubungan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia untuk digunakan dalam perancangan peralatan dan fasilitas sehingga sesuai dengan pemakainya

Antropometri dapat dibagi menjadi:

  •  Antripometri Statis

Antropometri statis merupakan ukuran tubuh dan karakteristik tubuh dalam keadaan diam (statis) untuk posisi yang telah ditentukan atau standar.Contoh: Tinggi Badan, Lebar bahu

  • Antropometri Dinamis

Antropometri dinamis adalah ukuran tubuh atau karakteristik tubuh dalam keadaan bergerak, atau memperhatikan gerakan- gerakan yang mungkin terjadi saat pekerja tersebut melaksanakan kegiatan.Contoh: Putaran sudut tangan, sudut putaran pergelangan kaki.

    Saat membahas pentingnya kenyamanan dalam kegiatan sehari-hari, tentu saja tubuh juga memerlukan kenyamanan tersebut untuk melakukan fungsi – fungsi organ pada tubuh. Dalam mewujudkan kenyamanan suatu produk, hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah cara pengukuran tubuh manusia untuk produk tersebut. Pengukuran terhadap inilah yang nantinya kita sebut dengan ilmu antropometri.Antropometri adalah ilmu yang digunakan untuk mempertimbangkan ergonomi atau tidaknya pembuatan suatu produk ataupun sistem kerja. Pengaplikasian antropometri telah lama digunakan untuk menjadikan produk agar tetap memegang prinsip ergonomis dalam desain dan sistem kerja.

     Dalam pengambilan datanya, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pengukuran untuk data antropometri seperti umur, jenis kelamin, suku bangsa (Etnis), dan pekerjaan. Pengukuran pada dasarnya terihat mudah apabila yang diambil data perseorangan. Tetapi akibat dari semakin banyaknya jumlah manusia, maka semakin banyak juga veriasi data yang terkumpul. Maka dari itu sangat diperlukan alat – alat pengukuran antropologi yang dapat membantu pengumpulan data, berikut adalah contoh alat – alat tersebut :

  • Goniometer

Goniometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur lingkup gerak sendi. 

  • Kursi Antropometri

Kursi Antropometri adalah alat yang digunakan untuk mengukur data– datamanusia dalam posisi duduk. 

   Selain menggunakan alat – alat pengukuran antropologi,untuk mendapatkan suatu produk furniture yang optimal, terdapat juga standar – standar pengukuran posisi tubuh agar produk yang dihasilkan lebih maksimal. 

  Data antropometri sangat diperlukan untuk perancangan peralatan dan lingkungan kerja. Kenyamanan menggunakan alat bergantung pada kesesuaian ukuran alat dengan ukuran tubuh manusia. Jika ukuran alat tidak sesuai dengan ukuran tubuh manusia, maka dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan penggunaan yang tidak nyaman dan stress tubuh antara lain dapat berupa lelah, nyeri, pusing.

Sumber Penulisan/Daftar Pustaka :

Abadi, Solo. 2018. Antropometri, Apakah Pengaplikasian Ilmu Ergonomi?. https://soloabadi.comantropometri-apakah-salah-satu-pengaplikasian-ilmu-ergonomi/. Diakses pada 22 Juni 2019

Wartawarga. 2010. HUBUNGAN ANTROPOMETRI DENGAN ERGONOMI. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03 hubungan-antropometri-dengan-ergonomi-5/. Diakses pada 22 Juni 2019

 

Filosofi Dan Konsep Dasar Kepemimpinan

03 September 2022 19:23:46 Dibaca : 415

Filosofi kepemimpinan dalam bahasa jawa

  • "Ing ngarso sung tulodo" Artinya pemimpin di depan memberikan teladan. 
  • "Ing madyo mangun kursa" Artinya pemimpin ditengah mengunggah semangat. 
  • "Tut wuri handayani" Pemimpin di belakang memberikan dorongan. 

Filosofi kepemimpinan 5 jari 

  • Ibu jari : pemimpin yang bijak
  • Telunjuk : pemimpin yang mampu memberikan perinta yang jelas
  • Jari tengah : pemimpin yang memiliki kearifan dan kebijaksanaan
  • Jari manis : pemimpin memiliki jiwa humoris
  • Jari kelingking : pemimpin tidak dapat ditentukan secara fisik

Definisi kepemimpinan

  • Proses mempengaruhi kegiatan kelompok untuk mencapai tujuan
  • Orang yang mempunyai tugas mengarahkan dan membimbing agar dapat menggerakan roda organisasi untuk mencapai tujuan

Teori munculnya pemimpin

  • Teori genetis : bakat dari lahir
  • Teori sosial : dibentuk untuk jadi pemimpin
  • Teori ekologis : gabungan kedua teori