ARSIP BULANAN : February 2013

kata-kata motivasi hidup

04 February 2013 20:23:03 Dibaca : 415

Thomas J. Watson
Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang.

Henry Ford
Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar… karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.

Alexander Graham Bell
Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum difokuskan.

Bhagavad Gita
Manusia dibentuk dari keyakinannya. Apa yang ia yakini, itulah dia.

Jack Trout
Bekerja lebih keras tidak lebih efektif dari bekerja lebih pintar.

Thomas Stanley
Kebanyakan milyuner mendapat nilai B atau C di kampus. Mereka membangun kekayaan bukan dari IQ semata, melainkan kreativitas dan akal sehat.

Albert Einstein
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.

Walt Disney
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannya.

Eleanor Roosevelt
Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka.

Peter F. Drucker
Cara terbaik meramalkan masa depan Anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.

Mahatma Gandhi
Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia.

Peter F. Drucker
Dalam setiap kisah sukses, Anda akan menemukan seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani.

George S. Patton
Kesalahan terbesar adalah tidak pernah membuat keputusan. Setiap perawan tua sepakat dengan saya.

Jack Trout
Tidak seorang pun akan mengikuti Anda jika Anda tidak tahu kemana harus melangkah.

Promod Brata
Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.

E. Nightingale
Orang yang paling beruntung di dunia adalah orang yang telah mengembangkan rasa syukur yang hampir konstan, dalam situasi apapun.

Henry Ford
Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukan.

Henry Ford
Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita.

Andrew Carnegie
Biasakanlah untuk berpikir bahwa sukses hanya tinggal selangkah lagi dan pasti akan diraih, niscaya masa depan yang cerah akan ada di depan Anda.

Robyn Allan
Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba.

Bill Clinton
Tidak ada jaminan kesuksesan, namun tidak mencobanya adalah jaminan kegagalan.

Henry James
Anda takkan tahu apa yang tak dapat Anda lakukan, sampai Anda mencobanya.

Eugenio Barba
Kegagalan hanya situasi tak terduga yang menuntut transformasi dalam makna positif. Ingat, Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total sebab Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia.

Thomas A. Edison
Banyak orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sukses tapi sayangnya, mereka kemudian menyerah.

Charles Noble
Anda harus memiliki tujuan jangka panjang agar tidak frustasi terhadap kegagalan jangka pendek.

Robert J. Lumsden
Standar terbaik untuk mengukur keberhasilan Anda dalam kehidupan adalah dengan menghitung jumlah orang yang telah Anda buat bahagia.

Pepatah Cina kuno
Perjalanan sejauh 1000 mil dimulai dengan 1 langkah.

keindahaan hati tampak dari papar kata serta penghormatannya pada orang lain.

di dalam jiwa-jiwa yang tenang tersimpan kemampuan yang dasyat yang dapat menaklukkan isi dunia.

kepercayaan yaitu kunci sebagai hal penting didalam sesuatu keberhasilan

studi tidak cuma dengan ajukan pertanyaan, namun juga dengan lihat serta coba.

kemenangan tidaklah tujuan, namun hadiah untuk orang-orang yang akan berupaya serta terus mencoba

manusia yang berdosa yaitu manusia yang tidak dapat melupakan serta memaafkan kesalahannya dimasa lalu

waktu seseorang sudah jadi terhebat, maka sejatinya dia sedang beralih jadi orang yang terlemah.

orang berhasil yaitu orang yang tidak dulu berhenti coba walau sudah melewati seribu kegagalan

tidak dulu ada kata gagal untuk manusia-manusia yang terus berupaya. kegagalan cuma ada waktu manusia-manusia telah berhenti untuk coba.

menyesali apa yang berlangsung yaitu kebodohan selanjutnya dari orang-orang yang jatuh. sebaik-baiknya manusia yaitu sebagaikan kejatuhannya sebagai awal untuk coba yang baru, bukan hanya menyesalinya.

bila kita dulu alami waktu paling baik, maka kita tentu dapat alami waktu terburuk, dikarenakan dari moment-moment tersebut kita dapat mendapatkan makna sesuatu kebijaksanaan

untuk merubah diri anda, yang pertama anda mesti kerjakan yaitu mengubah yang anda pikirkan perihal diri anda sendiri.

kebahagiaan datang saat anda yakin pada apa yang anda kerjakan, tahu apa yang anda kerjakan, serta menyukai apa yang anda kerjakan.

waktu senja tiba, sudahkan anda mempersiapkan ranting-ranting kayu bakar yang dapat menyinari serta menghangatkan malam anda ?

keindahan sejati cuma dapat anda rasakan waktu anda dapat menikmatinya serta bersyukur.

senyuman dapat senantiasa bikin anda tampak 1000x lebih cantik dari sesungguhnya.

perihal yang kita benci pada diri kita sesungguhnya tidak lebih nyata dari pada perihal yang kita sukai dari diri kita sendiri.

 

Mental Juara : Menjadi pemenang itu hak anda

02 February 2013 21:20:46 Dibaca : 395

 

Sebagaimana hal ihwal penciptaan diri kita, sejak semula kita ini adalah pemenang sejati yang telah bersaing dengan jutaan sel sperma yang lain untuk membuahi sel telur sang ibu. Dari semula kita adalah pemenang yang luar biasa. Tidak bisa dibantah lagi, kita ini sang juara sejati.

Pertanyaannya sekarang, mengapa sekarang kita menjadi manusia yang sering pesimis, baru menghadapi kegagalan sekali sudah putus asa? Mengapa kebanyakan dari kita berpikir seperti seorang pecundang?

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi hal tersebut, tapi menurut saya faktor yang dominan adalah faktor mental. Kebanyakan dari kita hidup dan dibesarkan di lingkungan yang pesimis, dan di sekolah pun kita tidak pernah diajarkan bagaimana cara memiliki atau menumbuhkan mental positif. Di sekolah, jika kita tidak bisa menjawab soal/pertanyaan dengan jawaban benar (menurut guru) maka kita akan dicap sebagai anak bodoh. Dan ngerinya jika kita menyetujui atau mempercayai cap tersebut secara mental maka akan benar-benar jadi bodohlah kita.

Demikian juga bila kita hidup di keluarga yang serba kekurangan, biasanya orang tua kita akan berkata, “Kita tidak bisa ini, kita tidak punya itu, kita ini orang miskin yang tidak punya apa-apa.” Atau, “Jangan mimpi yang tidak-tidak, bisa makan saja sudah untung.” Demikian seterusnya, kata-kata negatif semacam itu selalu kita dengar hampir sepanjang hari sehingga lambat laun hal itu kita percaya sebagai sebuah kebenaran atau sebuah takdir yang tidak bisa dirubah.

Oleh sebab itu, anak-anak yang lahir dan dibesarkan di tengah-tengah keluarga orang sukses akan lebih mudah meraih sukses yang mereka impikan karena kata-kata dan sugesti positif selalu ia dapatkan dari lingkungannya. Namun, anak-anak yang lahir dan tumbuh di tengah-tengah keluarga yang serba kekurangan akan lebih sulit untuk sukses karena kalimat dominan yang sering mereka dengar adalah kalimat negatif yang menyugesti diri sendiri kepada ketidakberdayaan. Kepercayaan orang tua mereka juga rata-rata adalah kepercayaan para pesimis yang secara tidak mereka sadari mengabaikan potensi alami manusia yang sebenarnya luar biasa sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Adil. Kalau kita mengikuti kepercayaan mereka yang kurang tepat tersebut tentu saja sampai mati pun kita tidak akan mungkin mampu menemukan dan menggali potensi diri kita yang sesungguhnya luar biasa.

Maka untuk menjadi sang Juara Sejati, langkah pertama yang harus kita ambil adalah merubah mental kita menjadi mental juara. Apapun hambatan yang menghadang, kita harus bisa menyugesti diri sendiri bahwa kita mampu melewatinya. Bagaimana pun keadaan kita saat ini—memperihatinkan atau mengenaskan–kita harus bisa meyakinkan diri bahwa kita adalah Pemenang Sejati. Dengan begitu, akan ada motivasi dari dalam yang akan membangkitkan semangat agar kita bisa bangkit dan keluar dari belenggu diri.

Membebaskan pikiran dari belenggu ketidakmampuan bukanlah hal yang mudah, tapi jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, pasti kita bisa dan memang bisa. “Jangan mau seumur-umur dibodohi diri sendiri”, begitu kata Drs. Waidi, MBA. Ed dalam bukunya, “Self Empowerment by NLP”.

Memang tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap diri kita pasti punya kekurangan atau kelemahan. Tapi bukan berarti kita harus bersedih atau putus asa karena kelemahan tersebut. Kabar baiknya adalah bahwa Tuhan itu Maha Adil; selain kelemahan, ternyata kita juga dikaruniai kelebihan atau keunikan yang melekat pada diri kita. Satu-satunya jalan adalah kita harus memfokuskan perhatian pada kelebihan dan keunikan diri kita tersebut sehingga hal itu bisa menjadi sumber kekuatan untuk menggali potensi agar kita menjadi manusia yang luar biasa. Dari sini kita bisa memahami bagaimana pentingnya memiliki mental juara.

Mental juara itu selalu berkata, “Anda unik, Anda punya kelebihan, Anda bukan manusia sembarangan!” Mental juara juga akan berkata, “Anda pasti bisa kalau mau mencoba, selalu ada jalan untuk mewujudkannya, jangan pernah putus asa!” Mental juara akan membawa kita menjadi juara yang sesungguhnya karena selalu ada kekuatan di balik sebuah kepercayaan. Semakin kita meyakini, semakin dekat dengan kenyataan. Demikian juga dengan sikap mental juara, ia akan membuat kita semakin percaya diri dalam melangkahkan kaki menyusuri kehidupan ini ke arah tujuan hidup kita.

Sebagaimana proses awal penciptaan diri kita; kita adalah seorang pemenang dan memang “dilahirkan untuk menang” maka menjadi seorang pemenang adalah hak saya, hak Anda, hak kita semua. Mulailah dengan memiliki mental juara dan yakinkan diri kita bahwa menjadi pemenang adalah hak kita. Kita tidak hanya bisa menjadi penonton para juara, tapi kita juga bisa menjadi sang Juara sejati–seperti mereka yang mungkin menjadi idola kita—dalam kehidupan nyata. Akhirnya, ucapkanlah “selamat jalan/selamat tinggal” kepada para pecundang atau para pesimis yang bersemayam dalam diri kita, “Daaa…! Bye-bye…!”

Percayalah, menjadi seorang pemenang adalah hak Anda! Anda adalah sang juara sejati…!

Sekarang, beranikah Anda mengubah mental dan pikiran Anda…?

Sumber : http://agusriyanto.wordpress.com/2007/11/10/mental-juara-menjadi-pemenang-adalah-hak-anda/

Sinar Biru Ancaman Mata Anak

02 February 2013 11:24:15 Dibaca : 498

Sinar Biru Ancaman Mata Anak

Keterbatasan pengetahuan orang tua terhadap bahaya sinar biru membuat anak –anak rentan mengalami gangguan mata.Bagaimana tidak.aktivitas sehari-hari sang buah hati sangat dekat dengan sinar biru,salah satunya dari layar televisi.

Bukan perkara sulit menemui seorang anak yang tengah menonton tv.Aktivitas inilah yang paling banyak dilakukan oleh anak-anak saat ini.tidak aneh jika kalangan pendidik memberikan peringatan terhadap pengaruh buruk terlalu banyak menonton televisi terhadap perkembangan seorang anak.

Bukan hanya itu Perkembangan kesehatan mata anak pun ikut terancam.Pancaran sinar dari layar televisi merupakan salah satu sumber sinar biru,selain pancaran sinar matahari,lampu neon dan layar monitor komputer.Sinar dengan panjang gelombang cahaya 400-500 mm pada spektrum sinar yang masih dapat diterima mata dapat menyebabkan kerusakan dan menimbulkan luka fotokimia pada retina mata anak.Dalam rangka waktu pendek,dampak sinar biru dapat menggangu kerja retina sehinga menghambat proses pembelajaran melalui mata.

Sinar biru merupakan sinar yang masuk melaui mata dengan sifat paling merusak dan dapat mencapai retina.Bayi dilahirkan dengan lensa yang relatif jernih atau bening.Secara bertahap dan alami berubah menjadi kuning sejalan dengan pertambahan usia.resiko terbesar kerusakan akibat sinar biiru, yaiitu sekitar 70%-80%sinar biru dapat mencapai retina pada usia 0-2 tahun dan 60%-70% pada usia 2 hingga 10 tahun.Adaun sinar biru yang mencapai retina pada usia 60 hingga 90 tahun hanya mencapai 20%.

Perlindungan terhadap bahaya sinar biru harus dilakukan sedini mungkin.Salah satunya dengan asupan lutein.Lutein dapat membantu melindungi mata terutama retina,dari kerusakan dengan cara menyaring sinar biru dan juga berperan sebagai antioksidan dengan cara menetralisasikan radikal-radikal bebas.Bagian luar fotoreseptor di dalam retina adalah bagian yang cenderung mudah terkena peroksidasi karena tingginya asam lemak.

Bagian luar fotoreseptor inilah yang tinggi akan lutein.Lutein berperan sebagai antioksidan dan memberi perlindungan pada mata.Tubuhh tidak dapat mensintesakan litein.Oleh karena itulah,kebutuhan litein harus disuplai dari luar tubuh.Salah satunya dari makanan seperti sayuran,buah,supemen dan terutama ASI.Namun,bahan makanan yang mengandung lutein biasanya tidak disukai serta jarang dikonsumsi oleh bayi dan balita.Kecukupan lutein pada makanan dapat membantu menjamin perkembangan mata yang sehat pada bayi dan anak.

Sumber www.seputar-indonesia.com

Pendidikan dan Kebudayaan

02 February 2013 11:20:59 Dibaca : 384

 Pendidikan dan Kebudayaan

Masalah–masalah yang dihadapi dibidang pendidikan saat akan dimulainya pelaksanaan repelita I adalah sangat berat dan mendesak.Di bidang kurikulum terasa sekali kebutuhan akan pembaharuan agar sistem pendidikan dapat memenuhi kebutuhan tuntutan pembangunan dan kemajuan.Di samping itu terdapat ketidakseimbangan baik di antara berbagai tingkat pendidikan(vertikal) maupun di antara berbagai jenis pendidikan (horisontal).Selanjutnya jumlah anak yang berusia sekolah yang tidak tertampung di sekolah jauh lebih besar dari jumlah anak yang bersekolah.Demikian pula jumlah anak yang putus sekolah (drop out) adalah jauh lebih besar dari pada mereka yang berhasil menyelesaikan suatu tahap pendidikan.

Sementara itu,tenaga-tenaga yang bekerja di bidang pendidikan baik teknis maupun administrasif sangat kurang jumlahnya.Di samping itu,mutu keahlian tenaga-tenaga tersebut perlu di tingkatkan.Prasarana pendidikan seperti gedung dan ruang sekolah sangat tidak mencukupi.Buku-buku sangat sedikit jumlahnya.Dan sedikit sekali sekolah-sekolah yang mempunyai pepustakaan,alat-alat peraga ataupun raboratorium dan tempat parkir.Akhirnya organisasi dan pengololaaan pendidikan dan kebudayaan baik di pusat maupun di daerah belum mencerminkan kerja sama yang serasi .Demikian pula belum ada sistem informasi pendidikan untuk keprluan perencanaan yang terarah.(pidato kenegaraan,Dep.Penerangan,1974).

Sumber : di kutip dari keraf ,1993: 270

Memaksimalkan Standar Keselamatan Penerbangan

02 February 2013 11:18:03 Dibaca : 1014

 

Presepsi bahwa tingkat keselamatan penerbangan nasional telah memasuki kategori mmenakutkan mendapat pembenaran.Kali ini,legitimasi itu datang langsung dari pemerintah.

Pekan ini,depertemen perhubungan merilis daftar peringkat terbaru perusahaan penerbanagan dan standar keselamatan mereka.Dari 21 perusahaan yang dinilai,hanya satu yang masuk kategori 1 atau bekerja berkinerjanya baik.Sisanya hanya masuk karegori II atau sedang bahkan III alias buruk.

Hasil pemeringkatan itu,ironisnya,tidak mengejutkan.Hal itu tidak mengejutkan karena semua pahami bahwa standar keselamatan penerbangan di negara ini memang renadah.Tidak mengejutkan karena kecelakaan pesawat yang menelan korban jiwa bukan satu-dua kal terjadi,ia amat sering terjadi.

Sebuah lembaga audit penerbangan internasional sebelumnya telah menetapkan bahwa tidak ada satu pun maskapai penerbangan indonesia yang kategori I.Beberapa negara,terutama Amerikan Serikat (AS),bahkan mngeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak menggunakan jasa penerbangan indonesia.Tentu itu menjadi sebuah pukulan telak bagi kredibilitas penerbangan sipil negeri ini.

Adapun yang sangat disesalkan adalah upaya untuk meningkatkan standar keselamatan itu jauh lebih lambat dari pada yang di harapkan.Setelah sekian lama,hanya satu dari 21 maskapai yang berhasil masuk ke kategori I,Maskapai yang masuk kategori I pun belum diakui IATA Organization Safety Audit (IOSA).Hal ini terjadi karena tidak juga memiliki sertifikasi IOSA.

Posisi ini lagi-lagi membuat reputasi penerbangan nasional berada dalam bahaya.Karena itu,harus ada upaya yang lebih dari sekadarnya untuk memulihkan citra buruk yang terlanjur telah terbentuk.

Pemerintah harus menetapkan kebijakan yang memaksa agar upaya-upaya peningkatan standar keselamatan penerbangan dilakukan secepat –cepatnya dan secermat-cermatnya.Pemerintah ditantang untuk lebih tegas lagi dalam menerapkan sanksi.

Pecabutan izin operasi kepada maskapai penerbangan yang masuk kategori III atau buruk harus dilakukan tanpa diskriminisi.Maskapai mana pun yang sejatinya masih berada di kategori III harus dicabut izinya.

Ke depan,kriteria terhadap pemberian izin baru perlu diperketat.Maskapai baru yang ingin masuk pasar penerbangan nasional,misalnya haruslah maskapai yang mampu memenuhi kategori I.Bila tidak,izin operasi tidak boleh diterbitkan.

Sebaliknaya bagi maskapai yang sudah ada,dalam kurun waktu tertentu misalnya,diharuskan memenuhi standar kategori I.Bila tidak,izin operasinya dapat dicabut.Dengan sistem itu,pengguna jasa mendaptkan jaminan standar keamanan terbaik.Upaya seperti itu mestinya menjadi sebuah keniscayaan.

Pengguna jasa penerbangan tentu berharap semua maskapai mencapai standar keselamatan excellent.Berbeda dengan Bus kota yang boleh mogok di tengah jalan,bagi transportasi udara,kerusakan mesin dan kekacauan sistem pascalepas landas adalah dosa terbesar.

Maskapai penerbangan juga tidak bleh terjebak dalam perang tarif.Liberalisasi dalam pasar bebas tidak berarti kebebasan dalam mematikan pesaing dengan menerapkan tarif serendah-rendahnya.Karena kalau itu terjadi,dan standar keselamatan dikorbankan,maskapai penerbangan sejatinya tengah mematikan pengguna jasa dalam arti harfiah.Itu jelas sebuah kejahatan kemanusiaan.

Sungguh menyeramkan jika sejatinya itu yang terus berlangsung selama ini.

Sumber.Media indonesia ,28 juni 2007

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong