ARSIP BULANAN : May 2017

FILM RAFLESIA SIAP UNTUK DINONTON

17 May 2017 18:03:14 Dibaca : 31

Gorontalo, 09/05/2017. Saat ini banyak Filmmaker-filmmaker yang mulai bermunculan dengan membuat Production House mereka sendiri di Gorontalo. Salah satunya Production House yang bernama Napa Projeck diisi oleh para Filmmaker-filmmaker muda Gorontalo.
Katula merupakan Film pertama yang diproduksi tahun lalu oleh Napa Projeck. Setelah Katula, Napa Projeck baru-baru ini selesai memproduksi Film kedua mereka yang berjudul Raflesia. Film Raflesia ini bergenre Triler dan Drama yang disutradarai oleh Ryan Rizky Gobel.
Film ini dibuat untuk memenuhi permintaan-permintaan dari para crew Napa Projeck dan para penikmat-penikmat Film di Gorontalo. “film ini berawal dari ide iseng-iseng yang terlintas dipikiran saya, dan selain itu pula film ini saya buat untuk memenuhi permintaan teman-teman crew dan para penikmat yang berkomentar di akun IG napa projeck”. Ujar Ryan (sutradara).
Film ini akan di buat acara nonton bareng oleh team Napa Projeck. Rencananya nonton bareng ini akan diadakan di gedung kuliah bersama Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. “kami memilih tempat gedung kuliah bersama ini sebagai tempat nontong barengnya, karena tempat ini merupakan tempat inti untuk syuting film ini dan tempat ini juga sangat pas untuk nobar film”. Imbuh Aldo (ketua panitia).
Acara nonton bareng ini akan dihadiri oleh para penikmat Film, dosen-dosen Ilmu Komunikasi UNG dan Production-production House yang ada di

GALA PREMIER RAFLESIA MOVIE SUKSES !!!!

17 May 2017 17:59:48 Dibaca : 35

Gorontalo, 10/05/2017. Gala Premier Film pendek Raflesia di gedung bersaman Fakultas Ilmu Sosial UNG berlangsung dengan sukses. Acara ini diselenggarakan oleh Team Napa Projeck salah satu Production House Gorontalo yang sekaligus sebagai tim yang memproduksi Film Raflesia ini.
Acara dilaksanakan pada pukul 20:00wita yang dimulai dengan pemutaran Film pendek Katula yang Pertama kali diproduksi oleh Napa Projeck. Suasana dan konsep ini dibuat menjadi lebih horor untuk menyesuaikan dengan tema dari Film pendek Raflesia ini. “saya dengan teman-teman membuat suasana dan konsep nobar ini lebih horor, agar bisa sesuai dengan film ini”. Ujar Aldo (ketua panitia).
Acara ini dihadiri oleh para penikmat film di Gorontalo, para dosen di jurusan Ilmu Komunikasi UNG dan PH Dwisetyo Production (DSP). “filmmaker muda seperti kalian patutnya untuk selalu didukung dan pemerintah harusnya bisa membuka jalan kalian untuk bisa menembus industri film di Indonesia, bukan hanya digorontalo”. Ujar Reza (dosen) dalam penyampaiannya.
Film pendek Raflesia ini merupakan film bergenre triller pertama yang dibuat Filmmaker muda Gorontalo. “saya sangat bangga dengan filmmaker muda seperti kalian yang mau berkarya dan menunjukkan keberania dalam membuat film yang bergenre triller seperti ini, saya yakin jika kalian seperti ini terus pasti suatu saat kalian bisa membuat dan membanggakan gorontalo dalam dunia perfilmman indonesia”. Ungkap Beni (leader DSP) dalam penyampaiannya.
Film ini sukses dan berhasil menarik minat penonton untuk menonton kembali film tersebut. “alhamdulillah kami sangat senang nobar kali ini berlangsung dengan sukses dan membuat para penonton ingin menonton kembali film kami ini”. Ungkap Muhlis (crew)._(AD)

 

TAMIYA KEMBALI DIPOPULERKAN

17 May 2017 10:57:47 Dibaca : 46

TILAMUTA – Siapa yang takkenal TAMIA,Tamiya adalahmainananak-anak yang di desaindan di modifsedemikianrupasehinggamembuatmelajukencang, terlebihlagiseri Mini 4WD
Masih ingat tentunya dengan jenis mobil mainan yang sudah ngetop dari tahun 80 an ini. Ya, ini adalah mobil balap mainan yang sering disebut dengan Tamiya. Pada awalnya, Tamiya adalah mainan anak-anak yang di desaindan di modif sedemikian rupa sehingga membuatnyamelajukencang, terlebih lagi seri Mini 4WD (Wheels Drive). Olehkarena spare partnya yang mahal, Tamiya ini lebih cocok bila disebut mainan orang dewasa. (Sumber: faturr24.blogspot.co.id)
Di Tilamutasendiri,Komunitastamiayang di ketuaioleh Bang RD atau yang biasa di sapa iky mencoba mempopulerkan kembali tamia dengan di adakannya lomba tamia yang di sponsori oleh beberapa toko mainan,Sejauh ini sudah ada 25 peserta pendaftar yang terdiridari orang dewasa hingga anak-anak. Rencananya komunitas tamia ini juga akan bekerjasama dengan anak-anak jurusan otomotif ichsan untuk menggelar lomba tamia. Tujuan komunitas tamia tersebut selain untuk dipopulerkan kembali mainanan pada era 80an ini juga untuk menekanangka-angka penggunaan narkoba dan balap liar yang marak terjadi dikalangan remaja selain itu dengan diadakannya perlombaan ini juga menguntungkan pemilik toko mainan pasalnya semenjak di perkenalkan kembali tamia masyarakat Tilamuta khususnya anak-anak banyak yang tertarik membeli tamia tersebut. .