KATEGORI : TEKNOLOGI UMUM

Penyebab Smartphone Meledak dan Baterai Bengkak

17 April 2014 09:04:24 Dibaca : 695

Waktu saya sekolah dulu saya pernah meihat posting di website resmi sekolah saya, posting tersebut di posting oleh guru saya yang judulnya “Bahaya Smartphone” dalam gambar tersebut terlihat jelas seseorang yang lagi di rawat di rumah sakit dan 1 buah handphone smartphone yang mereknya BlackBerry yg sementara di charging dan gambar berikutnya gambar smartphone rusak dan setelah saya baca lebih lanjut postingannya ternyata smartphone tersebut meledak saat di charging dan di gunakan buat telephone, banyak teman saya yang menyimpulkan bahwa telephone tersebut meledak karena di gunakan sambil di charging tapi setelah saya klarifikasi lagi ternyata smartphone tersebut meledak karena di gunakan buat telephone, nah kenapa smartphone tersebut meledak?, itulah artikel yang saya akan bahas kali ini.

Ternyata pengguna smartphone tersebut menggunakan smartphone buat telponan karena baterai handphone tersebut udah low, jadi dia melakukan pengisian daya sambil telponan. Ya karena pengisian daya di lakukan dalam rumah maka signal yang di terima oleh handphone sangat kecil sehingga handphone tersebut memperluas jangkauannya agar mendapat signal yang besar, nah proses ini memicu smartphone untuk bekerja keras sehingga smartphone tersebut panas belum lagi panasnya di tambah dengan melakukan charging jadi tidak menutup kemungkinan handphone tersebut meledak karena terlalu panas, jadi buat Anda yang punya smartphone jangan takut hal ini terjadi Anda dapat mencegahnya dengan tidak melakukan hal-hal di atas.

Dalam hal ini saya juga mau bahas artikel tentang bagaimana menjaga baterai agar tidak bengkak dan cepat habis dayanya.

Pertama-tama kita harus tau kenapa baterai hamil alias kembung??

Baterai kembung karena proses pemuaian, nah apa-apa saja yang membuat baterai itu memuai??

Baterai memuai Karena.:

Over Charging, atau kelamaan di charging.Beraktifitas dengan Handphone saat di Charging.

Kedua proses di atas ini memicu terjadi panas dan korsleting pada baterai sehingga mengakibatkan baterai tersebut memuai dan mengembung.

Istilah Istilah Dalam HandPhone

24 February 2014 13:17:22 Dibaca : 363

1. Apa itu 1G?

1G = “G” adalah singkatan Generation atau generasi. 1G atau First Generation adalah generasi pertama jaringan telepon selular. Sistem ini masih menggunakan sistem analog.

Apa itu 2G?

2. 2G atau Second Generation adalah teknologi selular generasi kedua. Teknologi ini menggunakan sistem digital dan menggantikan teknologi analog yang digunakan pada 1G. Teknologi ini memungkinkan pengguna bukan hanya dapat melakukan pembicaraan telepon namun juga mengirimkan teks atau SMS. Yang termasuk dalam kategori teknologi 2G adalah teknologi GSM dan CDMA2000 1xRTT.

Selain teknologi 2G, terdapat juga teknologi 2.5 G atau dikenal dengan GPRS dan teknologi 2.75G atau EDGE. Dengan munculnya teknologi GPRS dan EDGE memungkinkan pengguna bukan hanya melakukan komunikasi melalui suara dan teks saja, namun juga melalui layanan data, seperti internet atau MMS (Multimedia Messaging Service).

3. Apa itu 3G ?

3G atau Third Generation Technology adalah teknologi digital generasi ketiga yang memiliki kemampuan transfer data lebih cepat dari 2G. Teknologi 3G terkadang dikenal dengan nama UMTS atau W-CDMA yang digunakan pada handphone atau perangkat komunikasi yang berjalan di jalur GSM. Bagi handphone atau perangkat komunikasi yang menggunakan jaringan CDMA, teknologi 3G yang digunakan bernama CDMA2000 1xEV-DO. Sebuah teknologi seluler dapat dikatakan 3G apabila memiliki kecepatan downlink minimal 384 kbit/s.

4. Apa itu 4G?

4G atau Fourth Generation adalah teknologi penerus 3G yang memiliki kecepatan transfer data lebih cepat dan lebih baik. Yang termasuk dalam generasi 4G adalah LTE dan WiMAX. Salah satu penyedia jasa layanan 4G di Indonesia adalah Sitra Wimax, namun saat ini areanya masih sangat terbatas dan layanan ini belum dapat mobile atau dibawa berpegian, jadi untuk sementara teknologi 4G di Indonesia belum dapat digunakan pada handphone.

5. Apa itu GSM (Global System for Mobile Communications atau dikenal juga sebagai Groupe Spécial Morbile)?

GSM adalah teknologi jaringan nirkabel yang dikembangkan di Eropa dan kini digunakan hampir diseluruh belahan dunia. GSM termasuk dalam teknologi telepon generasi kedua (2G) yang menggunakan teknologi digital untuk menggantikan sistem analog yang digunakan pada generasi pertama (1G).

Teknologi ini mengirimkan sinyal (data) yang dibagi berdasarkan waktu atau sering disebut juga timeslot. Secara sederhana, apabila pengguna sedang melakukan panggilan telepon, maka pengguna tersebut sedang menggunakan “timeslot”.

Apabila jaringan GSM sedang sibuk akibat banyak pengguna yang menelpon dalam waktu bersamaan yang mengakibatkan sistem penuh dalam artian semua “timeslot” telah digunakan, maka pengguna yang lain tidak akan dapat atau sulit melakukan panggilan sebelum ada pengguna lainnya yang telah menyelesaikan panggilan. Disinilah letak kekurangan teknologi GSM. Namun disisi lain kualitas komunikasi yang ditawarkan teknologi GSM cenderung lebih baik jika dibanding CDMA (jika dalam kondisi sama-sama sistem sedang penuh).

Saat ini jaringan GSM bekerja pada frekuensi 850MHz, 900MHz, 1800MHz dan 1900MHz. Handphone yang dapat berjalan di keempat frekuensi dinamakan quad band phone, kalau hanya tiga diantaranya dinamakan tri band dan jika hanya dua dinamakan dual band.

Handphone dual band tidak dapat digunakan di semua Negara. Contohnya ponsel dual band yang bekerja di jaringan GSM 900 / 1800 MHz tidak akan berfungsi di Negara yang menggunakan jaringan, misalnya 850 / 1900 MHz. Oleh karena itu, jika Anda berencana berpegian ke luar negeri, sebaiknya membawa handphone Quad Band.

6. Apa itu Code division multiple access (CDMA)?

Teknologi CDMA adalah teknologi jaringan selular nirkabel yang membagi atau memisahkan setiap panggilan telepon menggunakan kode-kode khusus dan tidak berdasarkan waktu seperti pada teknologi GSM. Karena menggunakan kode-kode khusus, kemungkinan terjadinya komunikasi bocor atau salah sambung semakin kecil dan mungkin tidak ada. Sistem pengkodean ini pada awalnya digunakan di dunia militer namun saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat banyak.

Karena tidak menggunakan satuan waktu, jaringan CDMA memiliki kelebihan tetap dapat melakukan panggilan secara bersamaan walaupun jaringan atau sistem sedang penuh. Namun CDMA bukan tidak memiliki kekurangan, karena semakin penuh jaringan, maka kualitas komunikasinya pun dapat menurun, misalnya suara tidak terdengar dengan jelas, terputus-putus, dll.

7. Apa itu GPRS (General Packet Radio Service)?

sering juga disebut teknologi 2.5G. GPRS sendiri memiliki beberapa class, mulai dari class 2 hingga class 32. Semakin besar class maka semakin cepat koneksinya. Kecepatannya bervariasi antara 56-114 kbit/second untuk kecepatan download. Kecepatan upload-nya pada umumnya lebih rendah.

8. Apa itu EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) ?

dapat disebut teknologi 2.75G. EDGE juga dikenal sebagai Enhanced GPRS (EGPRS) atau pengembangan teknologi GPRS. Kecepatan transfer datanya 236 kbit/s, namun secara teori bisa mencapai 473 kbit/s. Secara teori juga, sebenarnya EDGE sudah dapat dikategorikan sebagai teknologi 3G. Namun, pada kenyataannya kecepatan saat menggunakan jaringan EDGE seringkali dibawah kecepatan tersebut.

9. Apa itu UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) ?

UMTS termasuk sebagai teknologi 3G dan terkadang disebut juga W-CDMA (Wideband Code Division Multiple Access) karena berbagi saluran atau channel dengan jaringan CDMA. Jika Anda melihat handphone dengan spesifikasi berjalan di jaringan WCDMA, berarti HP tersebut adalah handphone yang menggunakan kartu GSM yang dapat berjalan di jalur W-CDMA dan bukan berarti ponsel tersebut dapat digunakan untuk provider CDMA seperti Esia, Fleksi, Starone, Fren, dll.

UMTS memiliki kecepatan transfer data 384 kbit/s bila digunakan pada handphone 3G “generasi awal” dan kecepatan 7.2 Mbit/s bila digunakan pada handphone yang dapat berjalan di jaringan HSDPA.

Jika Anda membaca spesifikasi handphone berjalan di jaringan UMTS maka kemungkinan handphone tersebut adalah handphone 3G yang memiliki kecepatan transfer data maksimum 384 kbit/s. Karena pada umumnya bila sebuah HP dapat men-download dengan kecepatan hingga 7,2 Mbit/s, maka pada spesifikasi akan ditulis jaringan berjalan di HSDPA dan bukan UMTS.

10. Apa itu HSPA (High Speed Packet Access)?

HSPA sudah tergolong teknologi 3.5G. HSPA sendiri sebenarnya terdiri dari HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), namun biasanya yang ditulis pada spesifikasi handphone hanyalah HSDPA saja. HSDPA menandakan kecepatan downlink (download), sedangkan HSUPA menandakan kecepatan uplink (upload).

HSPA merupakan pengembangan dari teknologi W-CDMA (UMTS) yang ada dan memiliki kecepatan hingga 14 Mbit/s untuk downlink dan 5.8 Mbit/s untuk uplink.

11. Apa itu LTE (Long Term Evolution) dan WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)?

LTE dan WiMAX dikategorikan sebagai teknologi 4G. Keduanya dibangun menggunakan teknologi yang serupa namun tidak saling kompatibel. LTE memiliki kecepatan transfer data hingga 100 Mbit/s downlink dan 50 Mbit/s uplink. Sedangkan WiMAX memiliki kecepatan 128 Mbit/s downlink dan 56 Mbit/s uplink.

12. Apa itu EV-DO (Evolution-Data Optimized atau kadang disebut Evolution-Data only)?

EV-DO termasuk ke dalam teknologi 3G. Teknologi EV-DO pada umumnya digunakan pada handphone yang berjalan di jaringan CDMA. EVDO memiliki kecepatan transfer data hingga 2.4 Mbit/s untuk EV-DO Rev. 0; untuk EV-DO Rev. A memiliki kecepatan hingga 3.1 Mbit/s dan EV-DO Rev. B memiliki kecepatan hingga 14.7 Mbit/s.

CATATAN

Kecepatan transfer data diatas menggunakan satuan kbit/s atau kbps atau kilobit per second (per detik). Satuan ini berbeda dengan KB/s atau kilobyte per second. 1 KB (kilo byte)= 8 kb (kilo bit). Jadi, kalau disebutkan kecepatan download hingga 153 kbps, maka kecepatan tersebut sama dengan 153:8 = 19,1 KB/s.

Apabila Anda ingin mendownload sebuah file dari internet, biasanya akan tertulis besar file tersebut dalam satuan megabyte (MB). 1 megabyte = 1024 kilobytes = 8192 kilobits. Jadi, jika Anda ingin mendownload file sebesar 1 megabyte (1024 KB) di jaringan berkecepatan 153 kbps, maka waktu yang dibutuhkan bukan 1024:153 = 6,7 detik, namun waktu yang dibutuhkan sebenarnya adalah 1024:(153:8)= 53,6 detik.

Kecepatan download atau upload dipengaruhi dari kondisi sinyal dan bisa juga dipengaruhi dari berapa banyak pengguna yang mengakses internet secara bersamaan. Jadi, walaupun pada modem atau handphone tertera koneksi 3G, namun tidak akan menjamin kecepatan download mencapai minimal 384 kbps. Bisa saja kecepatan yang dapat diraih hanya sebatas 56 kbps atau setara dengan kecepatan GPRS.

Apa itu Kuota / Quota Paket Internet Unlimited?

Mungkin Anda pernah membaca paket internet unlimited dengan kuota 500MB. Saat membacanya mungkin akan sedikit membingungkan, paket unlimited tapi kok diberikan kuota atau dibatasi. Yang dimaksud kuota disini adalah Anda dapat menggunakan layanan internet dengan kecepatan normal atau high speed hingga kuota 500MB, apabila telah melewati 500MB, maka Anda masih dapat mengakses internet sepuasnya (unlimited) namun kecepatan akses internet Anda akan diturunkan atau menjadi lebih lambat.

Sumber Google.com dan Wikipedia.com

Membuat Kompor Berbahan Bakar Air

20 January 2014 15:14:04 Dibaca : 11547

Seperti yang kita ketahui sekarang ini harga elpiji tidak terjangkau lagi dan kenaikan harga elpiji membuat kita kesulitan dalam melakukan aktifitas memasak, karena tidka mampu membeili elpiji.
untuk itu kali ini saya ingin membagikan tutorial tentang bagaimana membuat Kompor Berbahan Bakar Air.:)
lumayan lah buat ganti-in elpiji yang mahal itu

Gambar Kompor Air.

seperti yang kita ketahui Kompor yang bisanya kita gunakan berbahan bakar minyak atapun gas. Tetapi belakangan terakhir ini sudah ada orang yang mulai mengembangka air sebagai bahan bakar. Kita pasti berfikir bagai mana bisa air dipakai sebagai bahan bakar.

Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya air terdiri dari atom hidrogen dan atom oksigen. Seperti yang telah kita ketahui bersama atom hidrogen yang berbentuk gas sangat mudah terbakar, sehingga gas hidrogen ini dapat kita pergunakan sebagai bahan bakar.

Untuk menguraikan air menjadi gas hidrogen dan gas oksigen dapat kita pergunakan cara teknik elektrolisa air. Teknik elektrolisa air ini ada beberapa cara diantaranya adalah:

1. Teknik elektrolisa air secara konvensional, teknik ini mempergunakan elektrolit asam atau bassa,

2. Teknik elektrolisa air non konvensional, teknik ini tidak mempergunakan elektrolit, sebagai pengganti elektrolit dapat dipergunakan: gelombang ultrasonik, plasma, frekuensi radio, atau tegangan tinggi.

Gas hidrogen yang dihasilkan dari elektrolisa ini dapat kita pergunakan untuk meyalakan kompor gas yang biasa kita gunakan ,sehingga kita bisa menggantikan gas LPG dengan gas Hidrogen. Dengan menggunakan gas hidrogen yang diambil dari air untuk menyalakan kompor berarti secara tidak langsung kita telah menggunakan air sebagai bahan bakar.

untuk infrmasi sekedar tahuu aja..

Elektrolisis merupakan proses kimia yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Komponen yang terpenting dari proses elektrolisis ini adalah elektrode dan larutan elektrolit.

Elektroda yang digunakan dalam proses elektolisis dapat digolongkan menjadi dua, yaitu:

Elektroda inert, seperti kalsium (Ca), potasium, grafit (C), Platina (Pt), dan emas (Au).Elektroda aktif, seperti seng (Zn), tembaga (Cu), dan perak (Ag).

Elektrolitnya dapat berupa larutan berupa asam, basa, atau garam, dapat pula leburan garam halida atau leburan oksida. Kombinasi antara larutan elektrolit dan elektrode menghasilkan tiga kategori penting elektrolisis, yaitu:

Elektrolisis larutan dengan elektrode inertElektrolisis larutan dengan elektrode aktifElektrolisis leburan dengan elektrode inert

Pada elektrolisis, katode merupakan kutub negatif dan anode merupakan kutub positif. Pada katode akan terjadi reaksi reduksi dan pada anode terjadi reaksi oksidasi.

sumber refrensi : http://www.wikipedia.com

 

Perempuan Nggak Boleh Gaptek!

23 September 2013 16:24:52 Dibaca : 530

Makassar - “Buat apa belajar komputer? Saya kan gak kerja.” Demikian pikir sebagian perempuan yang menjadi ibu rumah tangga. Padahal, mengenal dan paham dengan teknologi saat ini tak pandang bulu alias wajib, termasuk para ibu.

‘Itu yang salah selama ini karena merasa belum ada kebutuhan. Tapi kalau sekarang kebutuhannya jelas. Salah satunya yang paling penting untuk pendampingan anak,” kata Nurlina Purbo, penggiat ICT Women.

Wanita yang akrab disapa Lina ini memaparkan, anak-anak saat ini sudah diperkenalkan dengan perangkat komputer sejak di sekolah dasar. Saat pulang ke rumah membawa PR, seringkali mereka bertanya pada ibunya dan disinilah si ibu yang tidak mengerti akan kesulitan.

“Kalau begitu paling nunggu bapaknya pulang misalnya. Tidak bisa seperti ini terus. Jadi kita mendorong ibu-ibu itu belajar untuk bisa melakukan pendampingan,” ujar wanita berkerudung ini.

Pengalaman ini dirasakannya sendiri saat pertama kali bertemu dengan sekelompok ibu-ibu. Menurutnya, justru di antara ibu-ibu itu sendiri yang minta diajarkan karena ingin bisa membantu anak mereka.

“Oke jika seorang ibu itu tidak bisa, tapi setidaknya mereka bisa membantu dengan cara mendampingi anak ketika mereka berinternet. Yang dilihat apa sih. Untuk mencegah mereka melihat sesuatu yang belum pada tempatnya atau waktunya,” ujarnya.

Jika sudah terbiasa mendampingi anak, menurut Lina, lambat laun para ibu akan tahu dengan sendirinya komputer dan internet itu seperti apa, kemudian semakin termotivasi untuk belajar.

sumber : Inet.Detik.com